Gejala Menopause

Gejala Menopause – Secara medis, kata menopause mengacu pada tanggal menstruasi terakhir. Gejala menopause terjadi sebelum dan sesudah menopause yang sebenarnya disebut dengan klimakterium. Banyak gejala yang dapat diketahui pada masa menopause. Antara lain dapat berupa insomnia (sulit tidur), rasa panas (hot flash), sembelit, banyak berkeringat, depresi, berkurangnya daya ingat, sulit menahan dorongan untuk kencing (inkontinensia) dsb. Karena sifat gejala menopause yang berbeda-beda pada tiap orang itu maka ada baiknya jika Anda mencatat tanggal-tanggal haid Anda serta gejala-gejala “yang tidak biasa” yang mungkin terjadi, setelah Anda mencapai atau melampaui usia 40 tahun.

Gejala Menopause

Gejala Menopause

Beberapa gejala menopause yang mudah dikenali dari seorang wanita yang menjelang atau sudah menopause :

  1. Berkurangya jumlah darah yang mengalir ke payudara menimbulkan tidak adanya perubahan atau penambahan besar payudara ketika diberikan rangsangan seksual.
  2. Lemak di bawah kulit berkurang sehingga kulit menjadi kendur di samping kelenjar kulit kurang berfungsi sehingga kulit menjadi kering dan keriput. Kulit menjadi mudah terbakar sinar matahari dan mengalami pigmentasi serta menjadi hitam bahkan terkadang pada kulit tumbuh bintik-bintik hitam.
  3. Wanita yang menopause juga mengalami kelemahan tulang. Kondisi itu disebabkan oleh hilangnya beberapa zat tulang sehingga membuatnya tidak dapat mengakses hormon estrogen dengan baik.
  4. Pada masa menopause banyak wanita yang mengalami kegemukan atau obesitas. hal itu disebabkan oleh berkurangnya kemampuan tubuh membakar energi akibat menurunnya efektivitas proses dinamika fisik pada umumnya.
  5. Penambahan berat badan pasca menopause seringkali menimbulkan penyakit yang menahun seperti penyakit darah tinggi, penyakit diabetes dan penyakit tulang persendian.

Seiring dengan usia yang semakin bertambah, maka wanita akan mengalami menopause yang merupakan suatu hal yang alami. Namun gejala menopause bisa terjadi di waktu yang lebih cepat atau yang biasa disebut dengan istilah menopause dini. Biasanya beberapa penyebab dari gejala menopause dini adalah karena faktor keturunan atau faktor genetik dan mungkin bisa saja disebabkan oleh penyakit autoimun atau juga Anda mempunyai kebiasaan merokok. Dan mungkin beberapa hal ini memang bisa membuat membukan potensi lebih besar dari terjadinya gejala menopause prematur pada wanita lebih dini dan pasti Anda ingin mencegah hal ini terjadi.

Setiap wanita mengalami gejala dan tanda menopause yang berbeda-beda. Penurunan dari kadar hormon estrogen dan juga kadar hormon progesteron yang terjadi secara bertahap akan membuat tubuh Anda menjadi menyesuaikan diri dengan keadaan ini dan hal ini kemudian direspon oleh tubuh untuk memberikan suatu sinyal gejala menopause pada wanita yang ringan. Dan berbeda dengan hal jika terjadinya penurunan pada hormon tadi dengan tiba-tiba maka akn menyebabkan membuat tubuh menjadi memberikan gejala menopause karena terjadinya pengangkatan pada ovarium. Untuk gejala menopause pada wanita yang biasa memang ditunjukkan di masa perimenopause atau juga masa menjelang menopause. Dan beberapa gejala gangguan menopause yang bisa menjadi tolak ukur dari penyebab menopause adalah :

  1. Perubahan pada siklus haid atau periode menstruasi
  2. Berkeringat di malam hari
  3. Gangguan susah tidur
  4. Gairah seksual yang menurun
  5. Infeksi saluran kemih
  6. Nyeri saat melakukan hubungan intim karena vagina kering
  7. Lemak tubuh yang meningkat terutama dibagian pinggang
  8. Konsentrasi dan daya ingat yang mengalami gangguan.

Cara mencegah gejala menopause dini bisa dilakukan dengan cara menggerakkan badan. Caranya adalah belajar bangun pagi, melakukan olahraga selama 30 menit di pagi haru dan biarkan tubuh mendapatkan sinar matahari yang baik untuk kesehatan dan kaya akan vitamin D. Melakukan olahraga dengan teratur akan membantu mengurangi serta mencegah dari terjadinya gejala menopause dini, dan salah satunya adalah mencegah terjadinya depresi yang menyerang tiba-tiba.

Wanita yang menopause dan rajin melakukan aktivitas olahraga dengan teratur maka bisa mengurangi peluang terjadinya resiko penyakit diabetes dan mengurangi resiko terjadinya kenaikan berat badan. Memilih olahraga yang ringan seperti kalan kaki dan juga berenang. Sebaiknya hindarilah olahraga yang berat yang bisa memacu jantung dan juga adrenalin. Selain itu, jika Anda terbiasa menggunakan lift atau eskalator di kantor, ada baiknya Anda menggunakan tangga. Dan hindarilah penggunaan sepeda statis dengan beban yang berat. Karena tulang lutut tidak lagi sekuat saat Anda masih muda, maka dengan bersepeda di alam terbuka dan juga menghirup udara yang sehat dan bersih di pagi hari.

Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi bisa membantu mengurangi gejala menopause dini pada wanita. Makan buah alpukat karena buah alpukat mengandung kandungan yang mampu menyeimbangkan hormon tiroid di dalam tubuh dan bisa meningkatkan libido wanita sehingga bisa membantu mengatasi masalah gairah seksual menurun. Makanlah cokelat secukupnya saja untuk bisa merasakan kenikmatan saat sedang melakukan hubungan seksual.

Gejala Menopause

Posted in Gejala Menopause | Comments Off on Gejala Menopause

Menopause

Gejala Menopause –  Setiap wanita yang telah mengalami masa pubertas maka akan mengalami menstruasi, karena menstruasi salah satu proses tumbuh kembang tubuh manusia atau lebih tepat nya wanita. Menstruasi bisa terjadi pada usia 12 tahun, atau bisa kurang atau pun lebih. menstruasi akan terus terulang setiap 21 hingga 35 hari sekali dalam seminggu dan tergantung dengan siklus menstruasi yang di miliki. Menstruasi akan terus berulang terjadi jika tidak ada kehamilan, dan akan berhenti di suatu saat. Berhenti nya menstruasi pasti akan dialami seperti terjadi nya menstruasi, menstruasi akan berhenti jika telah memasuki masa menopause. Karena menopause merupakan tanda jika hormon di dalam tubuh sudah berkurang. Berkurang nya hormon di dalam tubuh bisa di sebabkan oleh usia. Usia yang semakin tua bisa menyebabkan hormon di dalam tubuh semakin sedikit di miliki. Karena hormon tersebut merupakan salah satu pemicu menstruasi, sehingga jika hormon berkurang atau tidak lagi di produksi maka menopause akan dialami.

gejala menopause

gejala menopause

Menopause wanita bisa terjadi pada usia 40 tahun keatas, namun  bisal lebih atau pun kurang dari 40 tahun. Karena di usia 40 tahun semakin lama semakin sedikit hormon di dalam tubuh berkurang maka dari itu menstruasi akan terhenti juga. Namun, jika menopause terjadi pada usia kurang dri 40 tahun di kenal juga dengan menopause dini. Menopause yang dialami ketika di usia muda tidak baik karena bisa dialami karena ada nya ganggua kesehatan. Karena normal nya terjadi menopause pada usia 40 hingga 50 tahun maka dari itu jika kurang dari usia normal maka menopause dialami kemungkinan di sebabkan oleh ada nya ganggua kesehatan. Memiliki pola hidup tidah bisa menyebabkan menopause dini seperti hal nya memiliki kebisaan merokok. Karena rokok akan menyebabkan hormon di dalam tubuh terganggu maka dampak bisa mengakibatkan produksi hormon berkurang dan menopause dini akan dialami. Maka dari itu sebaik nya menjaga pola hidup yang baik sehingga tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan

Gejala Menopuase

Jika hormon sudah tidak lagi di produksi maka menopause akan benar benar dialami karena sudah ada tidak lagi pemicu hormon untuk meluruhkan dinding rahim atau keluar nya darah dari vagina karena menstruasi. Selain pola hidup yang kurang sehat, terjadi nya menopause di usia muda juga bisa terjadi karena ada nya faktor lain. Seperti melakukan pengobatan yang menyebabkan tubuh terkena radiasi, karena radiasi bisa menyebabkan penurunan hormon di dalam tubuh. Faktor lain nya yang bisa menyebabkan menopause juga akibat tubuh yang terlalu gemuk juga, karena tubuh yang terlalu gemuk akan menyebabkan gangguan kesehatan dan tidak baik untuk tubuh.

Jika mengalami menopause pun ada gejala gejala nya atau tanda dari tubuh jika masa menopause telah dekat atau pun sudah waktu nya terjadi. Gejala menopause yang terjadi di usia tua atau pun yang terjadi di usia muda pun akan sama saja. Maka dari itu berikut beberapa gejala menopause yang akan dialami :

  • Menstruasi tidak teratur

Pada saat masa menopause telah terjadi maka akan ada gejala menopause yang akan di rasakan. Gejala menopause yang akan dialami bisa menyebabkan gangguan pada menstruasi pada awal nya. Seperti terjadinya gangguan menstruasi tidak lancar. Sebelum benar benar terjadi nya menopause, maka akan ada gejala menopause yang menyebabkan terjadi menstruasi tidak teratur seperti satu bulan menstruasi dialami dan selanjut nya tidak, atau hanya dua hingga tiga bulan sekali menstruasi yang akan dialami sebelum terjadi nya menopause. Karena di sebabkan oleh ada nya penurunan hormon maka dari itu gangguan pada menstruasi sebelum menopause bisa dialami.

  • Gangguan tidur

Gejala menopause yang lain nya juga bisa menyebabkan gangguan pada tidur, karena sering merasakan pusing kepala, dan kondisi hormon yang tidak stabil akan menyebabkan tidur menjadi tidak nyenyak dan resah. Tidak jarang juga wanita yang mengalami menopause akan mengalami depresi dan juga stress karena emosi yang tidak stabil juga. Maka dari menopause bisa menyebabkan perubahan sikap, namun akan kembali normal jika sudah selesai masa menopause.

  • Rambut rontok

Rambut rontok parah pun bisa dialami ketika gejala menopause sudah terjadi, rambut rontok pun bisa di sebabkan oleh perubahan pada hormon sehingga akan menyebabkan pertumbuhan rambut yang rapuh dan akan sangat mudah rontok. Maka dari itu wanita yang menopause akan memiliki rambut yang lebih tipis di bandingkan sebelum nya.

  • Sering terinfeksi

Menopause pada wanita juga akan menyebabkan tubuh sangat mudah terinfeksi, karena gejala menopause wanita akan menyebabkan gangguan kesehatan akibat penurunan daya tahan tubuh. Tidak jarang mengalami infeksi saluran kemih yang akan terjadi.

  • Nyeri pada vagina

Gejala menopause yang lain nya pun juga akan menyebabkan vagina terasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual karena vagina akan berkurang kelembaban nya jika penurunan hormon terjadi. Oleh sebab itu nyeri vagina atau vagina gatal pun bisa terjadi.

  • Sering berkeringat

Jantung yang berdebar, rasa panas, dan juga banyak keringat yang dikeluarkan salah satu gejala menopause yang akan terjadi juga.

Menopause

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Gejala Menopause Dini Wanita

Gejala menopause dini wanita – umumnya menopause ini terjadi pada wanita yang sudah berusia lanjut atau tua. Menopause adalah siklus menstruasi atau datangnya menstruasi yang sudah berhenti dengan tetap. Bukan hanya wanita saja yang mengalami menopause, tetapi pria juga bisa mengalami menopause. Bagi yang sudah mengalami menopause ini, pasti tidak akan mempunyakit keturunan lagi, karema masa menstruasi pun sudah berhenti. Terjadinya menopause ini, memiliki penyebab, mengapa terjadi pada usia dini.

pos

Penyebabnya pun karena adanya faktor dalam, yang dimaksudkan adalah adanya perawatan tubuh dengan menggunakan alat alat yang ada didokter dan salon kecantikan. Hal inilah yang belum yang mengetahuinya. Ada obat untuk mencegah terjadinya menopause pada usia dini, yaitu dengan memakai daun kemangi. Selain digunakan untuk mencegah menopause daun kemangi ini, juga berfungsi untuk bau ketiak.

Gejala menopause dini wanita 

Selain menopause ini terjadi pada usia yang sudah lanjut, ternyata ada juga gejala menopause dini wanita ini. Yang gejalanya seperti :

  • Panggul akan terasa nyeri

Panggul akan terasa nyei merupakan gejala menopause dini wanita atau perempuan. Panggul biasanaya akan merasakan nyeri, ketika ingin datangnya menstruasi atau haid, tetapi jika secara terus menerus, berarti merupakan dari menopause. Sangat disayangkan sekali, bagi yang mengalami menopause pada usia dini ini, karena jika sudah mengalami menopause, tidak bisa mempunyai keturunan. Jika hal ini, tidak malu terjadi, cukup dengan menggunakan obat yang herbal untuk mencegahnya menopause.

  • Gemuknya pada bagian pinggang

Besaranya atau gemuknya pinggang bisa disebut dengan gejala menopause wanita atau peremupuan. Bukan wanita saja yang mengalami menopause ini, tetapi pria pun juga bisa mengalaminya. Apabila ingin tahu, mengapa pria mengalami hal ini, kalian bisa membacanya disitus internet. Dari sana kalian akan mengetahuinya. Dan jika melebarnya pada bagian pinggang itu, tandanya orang yang habis melahirkan.

  • Ketika berjalan akan terasa ngos ngossan

Rasa ngos ngossan ini akan terjadi dalam beberapa penyebab. Ada yang bisa disebabkan oleh penyakit obesitas atau kegemukan dan juga bisa disebabkan oleh gejala menopause dini wanita ini. Yang jika disebabkan oleh penyakit obesitas ini, bisa disebabkan oleh makanan yang berlemak tinggi, serta minuaman yang beralkohol dan berkafein. Sungguh disesali, jika kalian mengalami menopause pada usia dini. Karena, jika yang belum menikah kemungkinan besar tidak bisa memiliki momongan yang diidam idamkan setiap hubungan yang sudah menikah.

  • Mengalami kekeringan pada bagian kulit

Keringnya pada bagian kulit ini, bukan terjadi karena kurangnya asupan vitamin E yang berfungsi untuk kesehatan kulit. Kulit yang kering ini, juga bisa terjadi karena mengalami gejala menopause dini wanita atau perempuan. Tetapi orang sering mengalami kering pada bagian kulit itu, karena jarangnya memakai lotion kulit. Kulit yang kering itu, sangat tidak enak sekali untuk dipandang dan akan mengalami gusikan bila disentuh dengan tangan. Bagi seorang wanita, menjaga kulit tubuh itu, sangat penting sekali, agar terlihat sehat dan terawat. Apalagi bagi orang yang sangat perduli terhadap kecantikan. Merawat kulit itu, bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, ada yang menggunakan dengan perawatan kesalon, dan ada juga yang menggunakan dengan membuat masker sendiri yang berasal dari buah dan sayuran.

  • Merasakan panas bagian kulit

Panas pada bagian kulit ini bisa terjadi pada siapa saja, bagi yang sudah mengalami gejala menopause dini wanita atau perempuan. Menoupause dini, berarti dimana seorang wanita yang masih berumur muda, sudah mengalami menopause. Kulit yang akan terasa panas ini, juga  bisa disebabkan oleh pengguanan body lotion yang tidak cocok dan juga bisa disebabkan oleh paparan langsung dengan sinar matahari, yang tidak menggunakan apa apa untuk perlindungan kulit tubuh. Menopause ini, merupakan tanda tanda berhentinya menstruasi. Biasanya orang yang mengalami menstruasi ini, bisa dialami pada usia yang sudah lanjut atau senja.

  • Timbul warna merah pada bagian kulit

Gejala menopause dini wanita akan terjadi jika timbulnya warna merah pada bagian kulit. Kulit merah ini, bisa disebabkan dengan berbagai macam penyebab. Ada yang disebabkan oleh alergi, akibat makanan yang tidak cocok dikonsumsi, seperti makanan seafood atau makanan laut. Yang hal ini haru dihentikan, yang bisa menyebabkan gatal gatal pada bagian kulit. Jika mengalami gatal gatal akibat alergi, lakukanlah dengan segera mungkin penanganan yang tepat, dengan dirujuk pada dokter, yang nantinya akan diberikan salep atau obat antibiotik, agar cepat sembuh.

  • Merasakan migran yang gampang terjadi

Migran atau pusing kepala sebelah dapat terjadi oleh semua umur. Jika mengalami migran secara terus terusan dan mudah sekali terjadi ini, bisa dipertandakan sebagai gejala menopause dini wanita atau perempuan. Migran ini, terjadi pada bagian kepala yang mengalami rasa sakit seperti ditusuk tusuk. Yang migran ini, bisa menyebabkan penyakit vertigo, yang vertigo ini, penyakit migran diatas.

  • Keringnya pada vagina

Keringnya kulit pada bagian vagina itu merupakan tanda gejala menopause dini wanita yang sering terjadi. Selain vagina yang kering, kulit tubuh atau kulit apapun juga ikut mengering. Dan akan timbulnya kemerahan juga bagian kulit.

Gejala Menopause Dini Wanita

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Gejala Menopause Pada Pria

Gejala menopause pada pria – gejala menopause pada pria adalah beberapa tanda tanda atau ciri ciri yang bisa menyebabkan menopause ini terjadi. Menopause ini bisa terjadi pada pria dan wanita. Menopause adalah dimana masa menstruasi akan berhenti. Biasanya menopause ini terjadi pada umur yang sudah tua. Jika menopause pada pria adalah turunnya radar testosteron.

Bagaimana-Cara-Menangani-Menopause-pada-Pria

menopause pada pria

Dan ada juga penyebab menopause dini, yaitu dengan terlalu sering merokok dan minuman yang mengandung alkohol. Selain gejala menopause pada pria ini, ada juga cara mencegah menopause ini dengan cara olahraga yang rutin dan teratur. Dan ada juga obat menopause agar tidak dialami dengan cepat, adalah dengan menggunakan kulit manggis, daun sirsak, dan madu asli.

Gejala menopause pada pria 

Selain dengan pernyataan yang ada diatas, ada beberapa gejala menopause pada pria ini. Dan berikut gejalanya adalah :

  • Puting payudara akan tambah besar

Salah satu gejala menopause pada pria adalah akan menimbulkan puting payudara akan tambah besar. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya menopause ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause pada pria tidak terjadi dengan cepat.

  • Akan mengalami penyakit insomnia

Salah satu gejala menopause pada pria adalah akan mengalami penyakit insomnia atau sulit untuk tidur malam. Gejala inilah yang bisa memicu terjadi menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

  • Tidak normalnya jantung yang berdetak

Salah satu gejala menopause pada pria adalah mengalami ketidaknormalan jantung yang berdetak. Gejala inilah yang bisa memicu terjadi menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

  • Turunya pengingatan terhadap sesuatu apapun

Salah satu gejala menopause pada pria adalah akan mengalami turunnya pengingatan terhadap sesuatu apapun. Gejala inilah yang bisa memicu terjadi menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

  • Mengalami kerontokan rambut

Salah satu gejala menopause adalah akan mengalami kerontokam rambut. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi pada pria dengan cepat.

  • Menambahnya berat badan

Salah satu gejala menopause pada pria adalah akan mengalami nambahnya berat badan. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

  • Akan mengalami kurangnya nafsu makan

Salah satu gejala menopause pada pria adalah akan mengalami kurangnya nafsu makan. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

  • Akan mengalami depresi

Salah satu gejala menopause pada pria adalah akan mengalami depresi. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

  • Akan mengalami suasana hati yang gampang berubah

Salah satu gejala menopause pada pria adalah akan mengalami suasana hati yang gampang berubah. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

  • Keringat yang mudah keluar dimalam hari

Salah satu gejala menopause pada pria adalah keringat yang mudah keluar dimalam hari. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

  • Akan mengalami difsungsi ereksi

Salah satu gejala menopause pada pria adalah akan mengalami difsungsi ereksi. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

  • Mudah cape

Salah satu gejala menopause pada pria adalah akan mudah cape. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya menopause ini datang dan muncul lebih cepat. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar menopause ini tidak dapat terjadi dengan cepat pada pria.

Posted in Gejala Menopause | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Menopause Dini Pada Wanita Tua

Gejala Menopause Dini Pada Wanita – Pertumbuhan wanita yang semakin dewasa akan di tandai dengan keluar nya darah pada vagina. kejadian ini sangat wajar dan di kenal dengan nama menstruasi. Karena menstruasi menandakan bahwa seluruh hormon pada tubuh sudah dapat bekerja dengan baik. dan menstruasi ini tidak akan berlangsung selama nya. menstruasi akan ada masa henti nya yang di kenal dengan masa menopause. Masa menopause bisa terjadi pada wanita yang telah beumur 40 tahun ke atas. Menopuase terjadi karena semakin tua tubuh maka semakin menurun juga kinerja. Begitu juga hormon yang menyebabkan menstruasi lama kelamaan akan menurun hingga masa menopause akan terjadi.

menopause

menopause

Gejala Menopause Dini

Sebelum benar terjadi menopause atau berhenti nya menstruasi maka ada gejala manopause pada wanita yang akan dialami. dan untuk mengenal gejala menopause pada wanita bisa di lihat sebagai berikut :

  • Jadwal menstruasi teratur

Setiap wanita memiliki jadwal menstruasi masing masing, karena siklus normal nya menstruasi adalah 21 hingga 35 hari, dan perubahan nya juga tidak akan terlalu jauh. Seperti mundur atau maju beberapa hari. tetapi jika gejala menopause dini pada wanita bisa dengan jadwal menstruasi yang tidak teratur seperti lebih cepat atau lebih lama dari biasa nya.

  • Darah menstruasi sedikit

Sedikit nya darah menstruasi yang keluar juga bisa menjadi suatu tanda gejala menopause Dini pada wanita. karena darah yang keluar normal nya akan banyak di hari pertama hingga ketiga. Dan jika terlalu sedikit seperti hanya bercak dan terjadi beberapa hari merupakan berkurang nya darah menstruasi karena hormon sudah mengalami penurunan.

  • Vagina kering

Sebelum atau sesudah menstruasi wanita yang masih subur akan mengeluarkan cairan seperti lendir. Dan hal itu merupakan salah satu penentu masa subur wanita untuk hamil. Tetapi jika mengalami gejala menopuase pada wanita maka tidak akan ada lagi lendir yang keluar, atau vagina kering.

  • Lemah tulang

Lemah tulang juga merupakan gejala menopause dini pada wanita, sehingga banyak wanita yang akan mengalami pengapuran tulang. Karena tulang wanita tua akan mudah rapuh atau lemah.

  • Kelebihan keringat malam hari

Sering berkeringat di malam hari bukan hanya gejala penyakit tbc, tetapi juga merupakan gejala menopause dini pada wanita. keringat yang di keluarkan juga tidak hanya sedikit. Tetapi banyak seperti setelah melakukan olahraga berat.

Susah tidur bukan hanya setelah mengkonsumsi kafein saja, tetapi gejala menopause dini pada wanita juga akan mengalami susah tidur. Karena pada malam hari wanita yang telah masuk masa menopause akan banyak keluar keringat sehingga akan menyebabkan susah tidur di malam hari.

  • Sensitf

Sensitif tidak hanya akan di alami pada wanita yang menstruasi saja, tetapi gejala menopause dini pada wanita juga akan sangat sensitif yang akan mudah sekali marah, sehingga untuk memahami wanita yang sudah tua jika suka marah dengan alasan yang tidak penting. Karena manoupause merupakan perubahan hormon dan juga akan mempengaruhi emosi nya.

  • Berat badan naik

Gejala menopause pada wanita juga akan mengalami perubahan pola makan, dan pola maka  biasa nya akan meningkat sehingga membuat banyak wanita yang memasuki masa menopause akan memiliki badan yang besar. Tetapi ada juga yang mengalami hal sebalik nya, yaitu peurunan berat badan hingga kurus.

  • Rambut rontok

Rambut rontok bukan hanya karena penggunaan shampo yang tidak cocok, tetapi juga bisa karena gejala menopause dini pada wanita telah terjadi.karena pertumbuhan rambut juga di pengaruhi oleh hormon.

  • Kulit kering

Mengalami masalah kulit kering walaupun sudah menggunakan hand body atau body butter, bisa merupakan suatu gejala menopause pada wanita. karena ketika menopause kelembaban kulit akan berkurang.

  • Perubahan payudara

Payudara juga akan merasakan efek dari gejala menipause pada waniat. Payudara yang di miliki pada wanita yang mengalami menopause akan terlihat mengendur karena isi dari payudara telah berkurang.

Mengatasi Gejalaa Menopause

Untuk mengatasi gejala menopuase maka bisa melakukan terapi. Terapi yang di lakukan adalah jenis terapi hormon, karena pada saat wanita mengalami menopause akan berkurang nya kesuburan hormon makan melakukan terapi hormon bisa di lakukan. Terapi hormon bisa di konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. dan biasa nya terapi hormon akan di berikan obat yang akan menambahkan hormon estrogen dengan dosis yang berbeda beda pada setiap orang. Dengan melakukan terpai hormon juga akan membantu untuk tidak terjadi penyakit osteoporosis yang menyebabkan tulang menjadi kurang kepadatan nya.

selain terapi hormon, jika gejala menopauase mengalami masalah vagina yang kering, maka di melakukan terapi vagina juga yang akan di berikan sebuah obat seperti tablet ataupun krim. Sehingga masalah vagina yang kering akan diatasi dengan cepat.  kering nya kulit yang dialami pada saat menopause untuk mengatasi nya tidak perlu untuk ke dokter, cara nya hanya cukup dengan menggunakan air putih saja, karena air putih akan menjaga kelambaban dan juga bisa mengatasi masalah rambut yang semakin lama semakin berkurang karena mengalami kerontokan rambut yang begitu parah. Jika sudah mengetahui jika sedang memasuki gejal menopause akan baik nya langsung banyak minum air putih.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Mengenal Gejala Menopause

Mengenal Gejala Menopause – Gejala-gejala menopause wanita disebabkan oleh perubahan kadar estrogen dan progesteron. Karena fungsi ovarium berkurang, maka ovarium menghasilkan lebih sedikit estrogen atau progesteron dan tubuh memberikan reaksi. Beberapa wanita hanya mengalami sedikit gejala, sedangkan wanita yang lain mengalami gejala yang sifantya ringan sampai berat. Hal ini adalah normal. Berkurangnya kadar estrogen secara bertahap menyebabkan tubuh secara perlahan menyesuaikan diri terhadap perubahan hormon, tetapi pada beberapa wanta penurunan kadar estrogen ini terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan gejala-gejala yang hebat. Hal ini sering terjadi jika menopause disebabkan oleh pengangkatan ovarium.

Mengenal Gejala Menopause

Mengenal Gejala Menopause

Gejala Menopause

Gejala-gejala yang mungkin ditemukan pada wanita menopause adalah :

  1. Hot flashes terjadi akibat peningkatan aliran darah di dalam pembuluh darah wajah, leher, dada dan punggung. Kulit menjadi merah dan hangat disetai keringat yang berlebiihan. Hot flashes dialami oleh sekitar 75% wanita menopause. Kebayakan hot flashes dialami selama lebih dari 1 tahun dan 25-50% wanita mengalaminya sampai lebih dari 5 tahun. Hot flashes berlangsung selama 30 detik-5 menit.
  2. Vagina menjadi kering sehingga ketika melakukan hubungan seksual sering timbul rasa nyeri.
  3. Gejala psikis dan emosional (kelelahan, mudah tersinggung, susah tidur dan gelisah) bisa disebabkan oleh berkurangnya kadar estrogen. Berkeringat pada malam hari menyebabkan gangguan tidur sehingga kelelahan semakin memburuk dan semakin mudah tersinggung.
  4. Pusing, kesemutan dan palpitasi (jantung berdebar)
  5. Hilangnya kendali terhadap kandung kemih (beser)
  6. Peradangan kandung kemih dan vagina
  7. Osteroporosis (pengeroposan tulang)

Resiko tinggi terjadinya osteroporosis ditemukan pada wanita yang kurus, merokok, mengonsumsi alohol secara berlebihan, mengonsumsi kortikosteroid, memiliki asupan kalsium yang rendah, jarang berolahraga.

Mengenal gejala menopause dini bertujuan untuk bisa mencegah dan mengurangi gejala menopause pada wanita. Menopause merupakan suatu keadaan atau fase baru yang normal pada wanita yang menandakan bahwa mereka sudah semakin tua. Dan gejala menopause pada wanita biasanya akan muncul bersamaan dengan menstruasi yang berhenti dan tidak menghasilkan produksi hormon estrogen serta progesteron. Hormon estrogen merupakan hormon seksial wanita yang mulai dihasilkan saat seorang wanita masih berusia remaja sampai memasuki usia yang lebih lanjut dan juga mengalami gejala menopaise. Hormon ini berkaitan dengan tingkat masa subur atau kesuburan wanita.

Mengenal gejala menopause pada wanita yang terjadi akibat dari produksi sejumlah hormon yang mengalami penurunan dan masih berhubungan dengan menstruasi pada wanita serta kesuburan. Saat seorang wanita sudah memasuki usia 30 tahun, maka ovariujmnya tidak akan bisa lagi untuk memproduksi hormon estrogen dan juga hormon progesteron dalam jumlah yang biasa lagi. Dan dampaknya adalah tingkat dari kesuburan wanita biasanya akan mengalami penurunan di usia tersebut.

Disaat usia mereka bertambah menjadi 40 tahun, mengenal gejala menopause dengan periode menstruasi yang lama kelamaan menjadi tidak teratyr, dan bisa menjadi lebih lama, lebih berat, lebih pendek atau juga ebih ringan, lebih sering atau bahkan kurang sering. Dan hal ini berarti menandakan bahwa menstruasi sudah tidak terjadi seperti dulu lagi. Kemudian saat wanita memasuki usia 50 tahun, maka ovarium akan berhenti untuk menghasilkan dan memproduksi sel telur dan siklus haid bulananpun akan berhenti.

Walaupun demikian, mengenal gejala menopause wanita juga bisa disebabkan oleh faktor dari penyembuhan terapi kanker seperti melakukan kemoterapi dan juga radiasi. Metode ini merupakan metode yang berefek samping bisa menyebabkan terjadinya menopause dini pada wanita dan akan menimbulkan rasa panas selama atau juga sesudah proses pengobatan dilakukan. Namun, terapi ini tidak akan selalu menimbulkan gejala yang menetap.

Pada dasarnya, menopause merupakan suatu hal yang normal terjadi. Dan menopause tidak membutuhkan perawatan serta pengobatan medis. Walaupun ada tindakan meis yang dilakukan, tujuan dari pengobatan ini adalah untuk meredakan atau mengurangi gejala menopause pada wanita yang membuat aktivitas mereka terganggu dan juga membuatnya menjadi tidak nyaman, serta juga mencegah semaksimal ungkin dari kondisi kronis yang bisa saja disebabkan akibat dari faktor penuaan.

Mengurangi Gejala Menopause

Terdapat beberapa tindakan medis yang dilakukan untuk mengurangi gejala menopause adalah :

  1. Terapi hormon
    Pemberian obat yang isinya hormon estrogen dengan dosis yang rendah dengan tujuan untuk mengurangi terjadinya gejala hot flashes yang bisa membuat wanita menjadi menderita dan tidak nyaman. Selain itu, pemberian dari obat estrigen ini juga bisa membantu mencegah terjadinya osteoporosis.
  2. Vaginal estrogen
    Pemberian obat dalam bentuk krim atau tablet yang dimasukkan langsung ke vagina dengan tujuan untuk mengurangi vagnia kering dan masalah saat buang air kecil.
  3. Obat antidepresan dengan dosis rendah
  4. Gabapentin
  5. Obat osteoporsis

Lakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk menentukan langkah apa yang diambil dengan tujuan untuk mengurangi gejala menopause pada wanita. Dan juga dengan tujuan untuk menentukan apakah metode ini cocok untuk tubuh Anda atau tidak.

Posted in Gejala Menopause | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Menopause Dini

Gejala Menopause Dini – Gejala menopuse dini umumnya tidak begitu dapat dirasakan. Namun pada umumnya menopasuse dini dan menopause pada umumya sama, yakni tidak lagi mengalami menstruasi, mengalami gejala menopause lainnya seperti hot flashes dan emosi yang tidak stabil. Menopause dini sendiri adalah keadaan saat fungsi ovarium (indung telur) dan menstruasi berhenti sebelum usia 40 tahun. Pada menopause dini, kadar homon estrogen rendah tetapi kadar hormon hipofisa yang merangsang ovaium (terutama hormon FSH) tinggi.

Gejala Menopause Dini

Gejala Menopause Dini

Menopause dini dapat disebabkan oleh beberapa hal antara lain kelainan bawaan (biasanya kelainan kromosom), penyakit autoimun (sistem pertahanan tubuh menyerang sel-sel indung telur tubuh itu sendiri), telah dilakukan pengangkatan ovarium (rahim). selain itu, merokok juga dapat menyebabakn menopause dini. Banyak orang dan pendapat bahwa menopause dini akan membawa dampak atau risiko mengalami komplikasi suatu penyakit seperti osteoporosis misalnya karena adanya riwayat keluarga atau masalah kesehatan sebelumnya atau karena gejala menopause dini itu sendiri.

Umumnya gejala-gejala menopause dini dapat dibantu dengan melakukan suatu pengobatan. Pengobatan yang paling sering digunakan untuk menghilangkan gejala-gejala menopause dan mengurangi risiko masalah kesehatan di masa depan adalah terapi sulih hormon (hormone replacement therapy, HRT).

Akan tetapi, seperti yang mungkin pernah Anda dengar, ada beberapa risiko yang menyertai pengobatan HRT ini, khsusunya jika digunakan untuk jangka waktu yang cukup lama. Efek-efek yang berpotensi terjadi dalam pengobatan jangka panjang dengan HRT untuk pada pengobatan dari gejala-gejala menopause dini, adalah :

Peningkatan Risiko Tersamar :

1. Penyakit Kanker payudara
2. Masalah penyumbatan
3. Pembuluh darah misalnya stroke
4. Penyakit jantung koroner

Penurunan Resiko Tersamar :

1. Kanker kolorektal (usus besar)
2. Osteoporosis dan patah tulang

Tanda dan Gejala Menopause Wanita

Gejala Menopause Dini

Ada sejumlah pengobatan dan strategi tambahan yang bertujuan menghilangkan gejala-gejala menopause dini dan mengurangi risiko komplikasi di masa depan. Beberapa obat yang keefektifannya telah teruji secara klinis, mungkin akan diberikan oleh dokter. Di sisi lain, ada berbagai macam makanan dan jenis olahraga yang diyakini oleh banyak orang dapat bermanfaat selama masa perimenopuase dan juga terdapat berbagai terapi pendukung yang telah populer.

Biasanya pada gejala menopause yang normal adalah berhenti menstruasi di usia 50 tahun dan juga ada beberapa orang yang mengalami masalah menopause dini sekitar usia 40 tahunan. Menopause dini biasanya terjadi akibat dari suatu kaitan resiko penyakit. Menopause dini terjadi disebabkan karena berakhirnya lebih awal sistem reproduksi pada wanita. Hal ini disebabkan karena ovarium yang berhenti untuk memperoduksi estrogen dan juga progesteron yakni hormon yang mempunyai tanggung jawab untuk mengatur siklus haid wanita. Sangat penting untuk seorang wanita mengetahui tanda dan gejala menopause dini.

Namun, hingga saat ini masih belum jelas penyebab dari gejala menopause dini. Beberapa pakar menyimpulkan bahwa gauay hidup sebagai salah satu pemicu terjadinya menopause dini pada wanita. Merokok juga bisa menjadi salah satu penyebab gejala menopause dini pada wanita muncul. Selain itu, faktor genetik atau faktor keturunan mempunyai suatu pernanan yang penting dari terjadinya menopause prematur atau menopause dini. Dan biasanya anak dari ibu yang mengalami masalah menopases dini juga akan mengalami hal serupa. Selain itu, penggunaan dari obat langsing atau obat penurun berat badan yang bebas dijual yang terbukti bisa membuat produksi estrogen terhambat dan bisa merusak organ ovarium pada wanita. Selain itu, penyembuhan kanker dengan menggunakan terapi kemoterapi dan juga radiasi mempunyai pengaruh terjadinya menopause dini.

Mereka yang mempunyai masalah pada gejala menopause dini juga bisa mempunyai resiko terjadinya stroke karen pembuluh darah di otak pecah. Dan tantangan yang ada pada cara mengatasi menopause dini ialah kadar estrogen yang rendah. Dan salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan terapi hormon dengan mengandung estrogen dan juga progesteron yang bisa membantu menggantikan progesteron yang alami. Estrogen mempunyai fungsi dan peranan penting untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dengan menyeluruh, dan termasuk salah satunya adalah pembuluh darah, kulit, ligamen dan juga tulang.

Selain itu, terapi hormon mempunyai fungsi untuk menggantikan hormon estrogen yang hilang saat terjadinya menopause dini pada wanita sehingga gejala sementara yang muncul seperti gejolak panas, susah tidur, jantung berdebar dan tidak bisa menahan kencing masih bisa diatasi. Dengan melakukan terapi hormon ini maka bisa juga membantu menghambat terjadinya osteoporosis sebagai salah satu akibat dari jangka panjang menopause.

Sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi yang berasal dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan juga mengonsumsi kedelai. Karena kandungan kedelai mengandung estrogen alami yang sangat dibutuhkan oleh wanita yang mengalami gejala menopause dini.

Posted in Gejala Menopause | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Dan Tanda Menopause

Gejala Dan Tanda Menopause – Saat ini masalah menopause wanita merupakan salah satu masalah mendapatkan perhatian khusus. Yang perlu Anda ketahui menopause bukan merupakan salah satu kejadian yang terjadi dengan mendadak dan tiba-tiba, namun menopause terjadi selama bertahun-tahun dan membutuhkan proses yang lama. Menopause juga merupakan suatu hal yang wajar bagi seorang wanita. Biasanya menopause terjadi kepada wanita yang berusia antara 48-52 tahun .

Gejala Dan Tanda Menopause

Gejala Dan Tanda Menopause

Lalu apakah menopause itu? Menopause merupakan masa dimana wanita berhenti mengalami menstruasi atau mati haid. Proses untuk menuju menopause ditandai dengan gejala dan tanda menopause sendiri terjadi ditandai dengan fungsi dari indung telur yang mengalami penurunan untuk memproduksi hormon.

Selain itu gejala dan tanda yang disebabkan karena menopause adalah perubahan suatu siklus haid bulanan, jumlah dan juga lamanya haid Anda. Hot flash yang terjadi pada sekitar leher dan juga wajah Anda. Biasanya hal ini terjadi hanya sementara saja, terjadi disaat darah mengalami pengurangan dan berlangsung hingga haid benar-benar berhenti. Biasanya hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan melakukan olahraga secara teratur.

Gejala dan tanda menopause juga ditandai dengan berkeringat yang terjadi di wakyu malam, terdapatnya kerutan pada daerah sekitar vagina, dan juga kerutan yang trjadi di kulit. Konstipasi atau sembelit merupakan salah satu gejala dari menopause datang.

Kebanyakan wanita takut akan masa menopause ini, disebabkan karena merasa sudah tua. Padahal jika Anda mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan melakukan olahraga dengan teratur serta menerapkan pola hidup yang sehat maka Anda akan awet muda. Tidak dibarengi dengan mengonsumsi alkohol dan memakai rokok.

Nutrisi yang Anda perlukan untuk menunda terjadinya Gejala Dan Tanda Menopause adalah makanan yang sehat. Makanan yang sehat juga perlu memperhatikan tiga hal berikut ini, yakni kuantitas, kualitas, dan juga berbagai keragaman dari jenis keragaman jenis makanan. Jumlah asupan makan Anda harus yang bernutrisi, hal ini ditujukan agar lebih seimbang kecukupan gizi yang Anda perlukan untuk tubuh Anda.

Anda harus mengetahui gejala menopause sejak dini. Karena saat ini banyak wanita yang mengalami menopause dini. Biasanya hal ini bisa disebabkan karena beberapa faktor pemici. Beberapa hal yang menjadi penyebab menopauses dini adalah karena terlalu keras pada tekanan kerja dan stres.

Dibawah ini beberapa gejala menopause pada wanita adalah :

Gejala Dan Tanda Menopause

Gejala Dan Tanda Menopause

  1. Vagina kering
    Dalam keadaan yang normal, maka biasanya vagina akan dilumasi dengan baik di siklus hormonal. Namun jika vagina menjadi kering dalam rentang waktu yang lama, maka hal ini merupakan salah satu gejala dari menopause dini.
  2. Sensasi panas terbakar
    Gejala yang paling umum dari gejala menopause dini adalah terjadinya perubaha suasana di hari mereka. Biasanya mereka yang mengalami masa perimenopause akan menjadi lebih mudah marah, sedih dan juga melankolis. Mereka juga akan merasa lebih terteka dan bahkan mempunyai pikiran untuk bunuh diri karena stres atau depresi.
  3. Pola tidur yang mengalami perubahan
    Biasanya beberapa wanita yang mengalami gejala menopause akan tidak bisa tidur nyenyak akibat dari depresi atau juga terjadinya gejolak pada hormon. Perubahan dari pola tidur ini akan mempengaruhi suasana hati mereka, dan selain itu juga bisa menyebabkan produktivitas kerja dan hubungan pribadi menjadi terganggu.
  4. Gairah seks menurun
    Dorongan seksual di usia 20-30 tahun biasanya mengalami puncak. Namun, jika Anda sudah mulai menghindari untuk melakukan hubungan seksual dan mulai mencari alasan serta mengalihkan perhatian pasangan Anda, maka sebaiknya lakkan pemeriksaan kadar hormon. Karena ditakutkan ini merupakan salah satu gejala dan tanda menopause.

Menopause memang merupakan suatu hal yang ditakutkan oleh banyak wanita. Karena ini artinya adalah mereka sudah memasuki usia tua dan kebanyakan dari mereka ada yang masih belum bisa menerima dengan lebih ikhlas. Menopause akan terjadi pada semua wanita, namun ada beberapa pemicu menopause yang masih bisa dikendalikan. Dan selain itu, cara mencegah terjadinya menopause dini atau mengurangi terjadinya gejala menopause pada wanita adalah dengan mengonsumsi banyak kedelai.

Cara ini merupakan cara alami untuk mengatasi gejala menopause. Dan kedelai dipercaya sudah sejak lama bisa membantu mengatasi menopause dini. Secara tidak langsung dari kedelai ini adalah, dengan kadar estrogen yang cukup di dalam tubuh akan bisa membantu untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh . Dan manfaat dari kedelai salah satunya adalah untuk membantu menurunkan kolesterol tinggi dan bisa mencegah dari terjadinya penyakit osteoporosis pada wanita. Namun untuk mereka yang mengidap penyakit kanker payudara atau juga penyakit kelainan tiroid harus dihindari konsumsi susu kedelai atau olahan lainnya.

Itulah informasi mengenai gejala dan tanda menopause pada wanita, semoga bermanfaat untuk Anda semua, dan juga tetap menjaga kesehatan kalian.

 

Posted in Gejala Menopause | Tagged , , | Leave a comment

Kenali Gejala Menopause

Kenali Gejala MenopauseMenopause wanita adalah perubahan yang normal terjadi pada kehidupan seorang wanita ketika periode menstruasinya berhenti. Seorang wanita sudah mencapai menopause apabila dia tidak mendapatkan menstruasi selama 12 bulan secara berurutan, dan tidak ada penyebab lain untuk perubahan yang terjadi. Selama menopause, yang umumnya terjadi pada usia 45 – 55 tahun, tubuh seorang wanita secara perlahan mengurangi produksi hormon estrogen dan progesterone sehingga terjadilah berbagai gejala.

Kenali Gejala Menopause

Kenali Gejala Menopause

Kenali Gejala menopause dan cara menanganinya adalah :

1. Hot flashes
Hot flashes umum terjadi pada wanita menopause, berlangsung selama 30 detik sampai beberapa menit, dan kadang diikuti dengan berkeringat terutama malam hari. Lingkungan panas, makan makanan atau minuman panas atau makanan pedas, alkohol, kafein, dan stress dapat menyebabkan terjadinya hot flashes. Modifikasi gaya hidup, olahraga teratur, dan meredakan kecemasan dapat menurunkan gejala ini. Hubungi dokter bila memerlukan obat-obat antidepresi atau terapi hormonal.

2. Kekeringan pada vagina
Gejala pada vagina dikarenakan vagina yang menjadi lebih tipis, lebih kering, dan kurang elastik berkaitan dengan turunnya kadar hormon estrogen. Gejalanya adalah kering dan gatal pada vagina atau iritasi dan atau nyeri saat bersenggama. Dapat menggunakan pelumas vagina yang dijual bebas atau krim pengganti estrogen yang digunakan dengan mengusapkannya pada vagina. Apabila terjadi perdarahan setelah menggunakan krim estrogen segera pergi ke dokter

3. Gangguan tidur
Lakukan latihan fisik sekitar 30 menit per hari tapi hindari berolahraga dekat dengan waktu tidur. Hindari alkohol, kafein, makan dalam jumlah besar, dan bekerja tepat sebelum waktu tidur. Usahakan suhu kamar tidur tidak terlalu panas. Hindari tidur siang dan coba untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya. Dapat dilakukan latihan relaksasi seperti meditasi sebelum tidur

4. Gangguan daya ingat
Tidur dalam jumlah yang cukup dan usahakan tetap aktif selalu

5. Perubahan mood
Tidur dalam jumlah yang cukup dan usahakan aktif selalu

6. Penurunan keinginan berhubungan seksual
Pada beberapa kasus penyebabnya adalah faktor emosi. Selain itu, penurunan kadar estrogen menyebabkan kekeringan pada vagina sehingga berhubungan seksual menjadi tidak nyaman dan sakit. Konsumsi hormon androgen dapat meningkatkan gairah seksual dan pemakaian pelumas dapat mengurangi nyeri. Beberapa wanita mengalami perubahan gairah seksual akibat rasa rendah diri karena perubahan pada tubuhnya. Grup konseling dapat membantu

7. Gangguan berkemih
Kadar estrogen yang rendah menyebabkan penipisan jaringan kandung kemih dan saluran kemih yang berakibat penurunan kontrol dari kandung kemih atau mudahnya terjadinya kebocoran air seni (apabila batuk, bersin, atau tertawa) akibat lemahnya otot di sekitar kandung kemih. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.

Kenali gejala menopause dan Anda bisa mengatasinya dan mengurangi gejalanya dengan baik. Menopause dalam keadaan normal terjadi di usia 50 tahun. Namun, pada beberapa wanita ada yang mengalami gejala menopause dini. Akibat yang terjadi dari gejala menopause dini adalah wanita belum siap untuk menghadapi masa peralihan yang cepat ini. Dan biasanya akan menyebabkan terjadinya ketegangan mental atau stres dan selalu cemas apalagi untuk wanita yang masih produktif. Selain itu, gejala menopause dini bisa membuat wanita menjadi lebih cepat marah, juring-uringan, merasa khawatir, dan merasa kehilangan kecantikan fisiknya setelah masa menopause tiba. Namun untuk sebagian wanita juga sudah ada yang mulai menerima dan siap untuk menghadapi masa menopause tanpa adanya suatu beban walaupun usia mereka terbilang masih muda.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk kenali gejala menopause dan mengatasi gejala menopause yang dialami yakni adalah :

  1. Jangan makan makanan yang instan dan cepat saji. Karena makanan yang instan tidak mengandung kandungan nutrisi serta gizi yang seimbang. Selain itu, kandungan kolesterol yang tinggi di dalam makanan ini bisa membuat kebugaran menurun.
  2. Pola makan yang seimbang
    Terapkanlah pola makan dan pola hidup yang seimbang. Deengan makan makanan yang bergizi seimbang, serta tidak merokok, dan jagan minum-minuman yang mengandung alkohol dan juga mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
  3. Olahraga yang teratur
    Melakukan olahraga dengan teratur akan membuat tubuh menjadi lebih sehat dan lebih segar, selain itu manfaat dari olahraga adalah untuk membantu melancarkan sistem peredaran darah, membantu menguatkan tulang dan juga untuk membantu mengendalikan produksi hormon. Pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan apa yang Anda sukai dan jangan melakukan olahraga yang terlalu berat namun mempunyai manfaat, misalnya adalah melakukan senam, jogging atau lari pagi dan hal lainnya.
  4. Konsumsi buah dan sayur
    Buah dan sayur mengandung kandungan serat tinggi sehingga sangat baik untuk membantu mengatasi masalah menopause.

Kenali gejala menopause pada wanita sejak dini, karena dengan cara ini maka kita bisa mengetahui bagaimana langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi dan meredakan gejala menopause. Salah satu produk herbal yang bisa membantu mengurangi gejala menopause adalah Menoherbs rekomendasi langsung Dr. Boyke Dian Nugraha (pakar Reproduksi).

Kenali Gejala Menopause

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Mengatasi Gejala Menopause

Mengatasi Gejala Menopause – Saat proses kesuburan menurun, wanita kehilangan kemampuannya untuk memiliki kadar estrogen dan progesteron yang stabil, sampai akhirnya mereka tidak mengalami menstruasi. Menopause ditandai dengan banyaknya perubahan hormon yang menyebabkan hilangnya kesempurnaan di sekitar vagina, gelora panas, dan sulit tidur. Untuk mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan gejala menopause, terapi sulih hormon (TSH) menjadi perawatan yang populer. Karena kita kehilangan kadar hormon seiring dengan bertambahnya usia, maka terpikirlah bahwa sulih hormon dapat menjadi sarana untuk menjaga agar tetap muda.

Mengatasi Gejala Menopause

Mengatasi Gejala Menopause

Masalahnya dengan TSH adalah bahwa ini berhubungan dengan efek samping yang sangat serius, termasuk penggumpalan pembuluh darah yang meningkat, yang dapat menyebabkan pecahnya gumpalan tersebut dan mengalir ke paru-paru (embolisme paru-paru), Penyakit kanker, serangan jantung,. Meskipun kami tidak dapat menyarankan TSH sebagai terapi yang utama, kami belum menyerah untuk mengembangkannya pada masa mendatang. Dalam banyak kasus wanita-wanita yang diberi resep TDH perlu memakan aspirin untuk mencegah penggumpalan yang kemungkinan besar berakibat fatal.

Tiga unsur, kedelai, semanggi merah, dan ikan salem kecil berwarna hitam, semuanya telah terbukti dapat Mengatasi Gejala Menopause dan mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan menopause pada sekitar 35 persen wanita. Yang ingin kami tekankan adalah anda tidak perlu memandang menopause sebagai terhentinya kekuatan seksual. Seks tidak berhenti setelah usia lima puluh tahun. Kenyataannya, seks tidak akan pernah berhenti.

Saat Anda mulai mendekati masa menopause, maka gejala menopause yang terjadi adalah perubahan pada siklus haid atau periode menstruasi. Ini mungkin akan terjadi dengan lebih bervariasi pada bulan ke bulan. Dan selain itu juga mungkin Anda akan mengalami gejala menopause seperti dibawah ini :

  1. Sering buang air kecil
  2. Berkeringan ekstrim
  3. Gairah seksual yang menurun
  4. Penyakit infeksi saluran kemih
  5. Iritasi yang terjadi saat sedang buang air kecil
  6. Hot flashes, atau terjadinya perubahan pada suhu tubuh dengan mendadak dan terjadi selama 30 detik bahkan selam 5 menit.
  7. Susah tidur
  8. Mudah marah dan tersinggung
  9. Berkeringat di saat tidur malam hari
  10. Vagina keriing yang menimbulkan rasa sakit saat sedang melakukan hubungan seksual.

Salah satu gejala menopause yang umum terjadi adalah hot flashes dan juga berkeringan di malam hari. Hal ini belum diketahui penyebab pastinya, namun beberapa ahli menyimpulkan bahwa penyebabnya adalah karena kadar hormon yang mengalami perubahan selama sedang mengalami perimenopause dan masa menopause pada wanita. Dan selama hot flashes ini terjadi, mungkin saja jari Anda mengalami kesemutan atau juga jantung Anda akan berdebar lebih kencang dan cepat. Kemudian gejala menopause lainnya adalah suhu pada kulit yang mendadak menjadi sangat panas dan wajah Anda menjadi memerah sehingga membuat Anda mengeluarkan keringat.

Cara mengatasi gejala menopause adalah dengan cara seperti :

  1. Melakukan olahraga dengan teratur
  2. Biofeedback atau menggunakan pikiran untuk bisa mengendalikan fungsi tubuh
  3. Mandi dengan air dingin dan minum air dingin
  4. Kurangi stres
  5. Membuat suhu rumah menjadi lebih dingin
  6. Kurangi konsumsi alkohol, kafein, minuman yang panas dan makanan yang pedas.
  7. Pakailah baju berbahan dasar katun
  8. Minum obat

Cara mengatasi gejala menopause pada wanita dengan terapi hormon bisa dilakukan salah satunya adalah dengan penggunaan pil, patch, implan, cincin, dan juga krim pada vagina. Selain itu, perawatan pada cara mengatasi gejala menopause dengan terapi hormon ini dengan cara mengganti hormon estrogen dan juga progesteron. Anda bisa melakukan salah satu atau kedua hormon tadi, dan tergantung dari yang diresepkan oleh dokter. Atau Anda bisa melakukan terapi hormon dan bisa melakukan terapi estrogen saja.

Mengatasi gejala menopause secara alami bisa dilakukan dengan pengobatan herbal, hemeopati, dan juga Obat cina. Dan terapi ini tidak berbahaya. Namun lebih bijaksana lagi jika melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk menentukan obat atau dosis dan juga jadwal dari pengobatan yang sesuai untuk melakukan terapi yang akan Anda lakukan. Perubahan gaya hidup juga perlu dilakukan, misalnya adalah :

  1. Diet tinggi serat yang berasal dari buah dan sayuran. Makan makanan yang mengandung rendah lemak jenuh untuk membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
  2. Melakukan lathan aerobik, beban dan juga melakukan latihan peregangan yang mempunyai manfaat lain untuk mencegah terjadinya penyakit osteoporsis, penyakit jantung serta gejala menopause.

Untuk wanita, hal yang harus diketahui adalah menopause bukanlah suatu penyakit melainkan suatu hal yang normal dan alami terjadi pada wanita yang memasuki usia lanjut. Jadi sebaiknya lebih siap untuk menghadapi kenyataan ini, karena semua wanita pasti akan mengalaminya.

Mengatasi Gejala Menopause

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Gejala Menopause Wanita

Gejala Menopause Wanita – Banyak gejala menopause wanita yang dapat diketahui pada masa menopause. Antara lain dapat berupa insomnia (sulit tidur), rasa panas (hot flash), sembelit, banyak berkeringat, depresi, berkurangnya daya ingat, sulitmenahan dorongan untuk kencing (inkontinensia), dsb. Karena sifat gejala yang berbeda-beda pada tiap orang itu maka ada baiknya jika anda mencatat tanggal-tanggal haid anda serta gejala-gejala yang tidak biasa yang mungkin terjadi, setelah anda mencapai atau melampaui usia 40 tahun.

Gejala Menopause Wanita

Gejala Menopause Wanita

Rasa panas (hot flash), atau rasa panas yang datang secara tiba-tiba, tetapi secara klinis ini tidak bahaya, dan rasa tersebut mudah juga berlalu. Biasanya, hot flash berlangsung hanya selama 15 detik sampai 1 menit. Rasa panas tadi timbul pada saat darah haid mulai berkurang dan mulai berlangsung sampai haid benar-benar berhenti.

Cara mencegah Gejala Menopause Wanita adalah membicarakan dengan teman dan tetap tenang, rileks, dan mengatur nafas dengan perlahan. Hindari penggunaan baju yang tidak menyerap keringat. Wanita yang mengatur pola makan dan olahraga secara teratur akan mudah mengatasi rasa panas itu.

Sembelit juga sering akan muncul pada wanita menjelang Gejala Menopause Wanita. Walaupun jarang kasus tersebut terjadi, tetapi lebih disebabkan oleh perubahan produksi hormone estrogen dalam tubuh. Untuk mengimbangi terjadinya sembelit tersebut, sebaiknya memang pada masa tersebut wanita lebih banyak mengonsumsi serat yang banyak dikandung dalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Gangguan tulang juga sering terjadi pada Gejala Menopause Wanita, karena berhentinya produksi estrogen oleh indung telur akan mempengaruhi keseimbangan metabolisme zat kapur (kalsium) dalam tulang.

Menopause pada wanita merupakan salah satu masa disaat seorang wanita sudah tidak bisa hamil lagi dan masa periode menstruasi berhenti hal ini akan membuat wanita menjadi tidak bisa hamil lagi dan dikategorikan sudah tidak subur. Hal ini disebabkan karena ovarium berhenti untuk melepaskan telur. Dan sebagian wanita bisanya mengalami gejala menopause wanita secara tiba-tiba dan terjadi dengan sekaligus, namun ada juga yang mengalami melawati beberapa tahapan yang sebelum memasuki masa menopause mereka.

Selain itu, salah satu gejala menopause wanita disebabkan karena melakukan operasi pengangkata pada ovarium yang bisa menyebabkan terjadinya gejala menopause yang akan datang dengan tiba-tiba dan tanpa adanya suatu perubahan yang bertahap. Dan perubahan dari medis dengan kemoterapi dan juga radiasi yang  bisa menjadi salah satu pemicu dari menopause dini. Jika selama setahun wanita tidak mengalami menstruasi dan siklus haid berhenti padahal Anda tidak sedang hamil dan Anda berusia diatas 50 tahun, maka ada suatu kemungkinan Anda mengalami menopause.

Gejala menopause wanita yang terjadi dengan bertahap disebut dengan perimenopause. Perimenopause ini biasanya terjadi pada mereka yang berusia 45-55 tahun. Namun kadang juga bisa terjadi pada usia 40 tahun. Dan wanita yang merokok serta suka minum-minuman yang beralkohol mempunyai resiko untuk mengalami gejala menopause pada wanita dengan lebih cepat yang bisa memakan waktu beberapa bulan sampai 12 tahun. Saat kita mulai beranjak tua, maka secara alami tubuh kita juga akan mengurangi produksi dari hormon estrogen dan juga progesteron. Dan dalam masa perimenopause, kadar hormon dari seorang wanita akan berubah seperti masa awal pubertas dan sebelum masa menstruasi di mulai.

Salah satu gejala menopause pada wanita adalah sakit kepala dan juga insomnia. Dan cara mengatasi gejala menopause ini adalah dengan mengonsumsi jenis makanan yang kaya akan trytophan yang bisa membantu memproduksi serotonin dan juga membuat tidur menjadi lebih nyaman dan lebih nyenyak misalnya seperti susu hangat dan juga putih sel kedelai dan kalkun. Selain itu gejala perimenopause pada wanita salah satunya adalah kembung. Kembung yang disebabkan oleh produksi dari hormon estradiol yang bisa berlebihan dan adaptasi yang terjadi dengan androgen. Cara mengatasi hal ini adalah dengan mengonsumsi makanan herbal yang bernutrisi misalnya seperti peterseli, seledri, asparagus, dan juga dandelion. Selain itu, cara mengatasi gejala menopause pada wanita yang salah satunya karena perut kembung adalah dengan menghindari konsumsi garam dan juga gula di dalam makanan instan serta kalengan.

Gejala menopause pada wanita adalah perubahan suasana hati. Ketidakseimbangan pada hormon bisa memicu terjadinya perubahan pada suasana hati wanita yang mengalami menopause. Cara mengatasi hal ini adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3, vitamin B3 yang bisa Anda dapatkan di dalam ayam dan juga kalkun, sayuran yang hijau dan paling utama adalah bayam serta buncis. Makanlah makanan yang jangan terlalu manis karena bisa memicu dari terjadinya peningkatan pada gula darah dan bisa membuat kondisi menjadi semakin parah pada perubahan suasana hati.

Itulah informasi mengenai gejala menopause wanita dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Gejala Menopause Wanita

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment