Gejala Menopause

Gejala Menopause – Secara medis, kata menopause mengacu pada tanggal menstruasi terakhir. Gejala menopause terjadi sebelum dan sesudah menopause yang sebenarnya disebut dengan klimakterium. Banyak gejala yang dapat diketahui pada masa menopause. Antara lain dapat berupa insomnia (sulit tidur), rasa panas (hot flash), sembelit, banyak berkeringat, depresi, berkurangnya daya ingat, sulit menahan dorongan untuk kencing (inkontinensia) dsb. Karena sifat gejala menopause yang berbeda-beda pada tiap orang itu maka ada baiknya jika Anda mencatat tanggal-tanggal haid Anda serta gejala-gejala “yang tidak biasa” yang mungkin terjadi, setelah Anda mencapai atau melampaui usia 40 tahun.

Gejala Menopause

Gejala Menopause

Beberapa gejala menopause yang mudah dikenali dari seorang wanita yang menjelang atau sudah menopause :

  1. Berkurangya jumlah darah yang mengalir ke payudara menimbulkan tidak adanya perubahan atau penambahan besar payudara ketika diberikan rangsangan seksual.
  2. Lemak di bawah kulit berkurang sehingga kulit menjadi kendur di samping kelenjar kulit kurang berfungsi sehingga kulit menjadi kering dan keriput. Kulit menjadi mudah terbakar sinar matahari dan mengalami pigmentasi serta menjadi hitam bahkan terkadang pada kulit tumbuh bintik-bintik hitam.
  3. Wanita yang menopause juga mengalami kelemahan tulang. Kondisi itu disebabkan oleh hilangnya beberapa zat tulang sehingga membuatnya tidak dapat mengakses hormon estrogen dengan baik.
  4. Pada masa menopause banyak wanita yang mengalami kegemukan atau obesitas. hal itu disebabkan oleh berkurangnya kemampuan tubuh membakar energi akibat menurunnya efektivitas proses dinamika fisik pada umumnya.
  5. Penambahan berat badan pasca menopause seringkali menimbulkan penyakit yang menahun seperti penyakit darah tinggi, penyakit diabetes dan penyakit tulang persendian.

Seiring dengan usia yang semakin bertambah, maka wanita akan mengalami menopause yang merupakan suatu hal yang alami. Namun gejala menopause bisa terjadi di waktu yang lebih cepat atau yang biasa disebut dengan istilah menopause dini. Biasanya beberapa penyebab dari gejala menopause dini adalah karena faktor keturunan atau faktor genetik dan mungkin bisa saja disebabkan oleh penyakit autoimun atau juga Anda mempunyai kebiasaan merokok. Dan mungkin beberapa hal ini memang bisa membuat membukan potensi lebih besar dari terjadinya gejala menopause prematur pada wanita lebih dini dan pasti Anda ingin mencegah hal ini terjadi.

Setiap wanita mengalami gejala dan tanda menopause yang berbeda-beda. Penurunan dari kadar hormon estrogen dan juga kadar hormon progesteron yang terjadi secara bertahap akan membuat tubuh Anda menjadi menyesuaikan diri dengan keadaan ini dan hal ini kemudian direspon oleh tubuh untuk memberikan suatu sinyal gejala menopause pada wanita yang ringan. Dan berbeda dengan hal jika terjadinya penurunan pada hormon tadi dengan tiba-tiba maka akn menyebabkan membuat tubuh menjadi memberikan gejala menopause karena terjadinya pengangkatan pada ovarium. Untuk gejala menopause pada wanita yang biasa memang ditunjukkan di masa perimenopause atau juga masa menjelang menopause. Dan beberapa gejala gangguan menopause yang bisa menjadi tolak ukur dari penyebab menopause adalah :

  1. Perubahan pada siklus haid atau periode menstruasi
  2. Berkeringat di malam hari
  3. Gangguan susah tidur
  4. Gairah seksual yang menurun
  5. Infeksi saluran kemih
  6. Nyeri saat melakukan hubungan intim karena vagina kering
  7. Lemak tubuh yang meningkat terutama dibagian pinggang
  8. Konsentrasi dan daya ingat yang mengalami gangguan.

Cara mencegah gejala menopause dini bisa dilakukan dengan cara menggerakkan badan. Caranya adalah belajar bangun pagi, melakukan olahraga selama 30 menit di pagi haru dan biarkan tubuh mendapatkan sinar matahari yang baik untuk kesehatan dan kaya akan vitamin D. Melakukan olahraga dengan teratur akan membantu mengurangi serta mencegah dari terjadinya gejala menopause dini, dan salah satunya adalah mencegah terjadinya depresi yang menyerang tiba-tiba.

Wanita yang menopause dan rajin melakukan aktivitas olahraga dengan teratur maka bisa mengurangi peluang terjadinya resiko penyakit diabetes dan mengurangi resiko terjadinya kenaikan berat badan. Memilih olahraga yang ringan seperti kalan kaki dan juga berenang. Sebaiknya hindarilah olahraga yang berat yang bisa memacu jantung dan juga adrenalin. Selain itu, jika Anda terbiasa menggunakan lift atau eskalator di kantor, ada baiknya Anda menggunakan tangga. Dan hindarilah penggunaan sepeda statis dengan beban yang berat. Karena tulang lutut tidak lagi sekuat saat Anda masih muda, maka dengan bersepeda di alam terbuka dan juga menghirup udara yang sehat dan bersih di pagi hari.

Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi bisa membantu mengurangi gejala menopause dini pada wanita. Makan buah alpukat karena buah alpukat mengandung kandungan yang mampu menyeimbangkan hormon tiroid di dalam tubuh dan bisa meningkatkan libido wanita sehingga bisa membantu mengatasi masalah gairah seksual menurun. Makanlah cokelat secukupnya saja untuk bisa merasakan kenikmatan saat sedang melakukan hubungan seksual.

Gejala Menopause

Posted in Gejala Menopause | Comments Off

Gejala Dan Tanda Menopause

Gejala Dan Tanda Menopause – Saat ini masalah menopause wanita merupakan salah satu masalah mendapatkan perhatian khusus. Yang perlu Anda ketahui menopause bukan merupakan salah satu kejadian yang terjadi dengan mendadak dan tiba-tiba, namun menopause terjadi selama bertahun-tahun dan membutuhkan proses yang lama. Menopause juga merupakan suatu hal yang wajar bagi seorang wanita. Biasanya menopause terjadi kepada wanita yang berusia antara 48-52 tahun .

Gejala Dan Tanda Menopause

Gejala Dan Tanda Menopause

Lalu apakah menopause itu? Menopause merupakan masa dimana wanita berhenti mengalami menstruasi atau mati haid. Proses untuk menuju menopause ditandai dengan gejala dan tanda menopause sendiri terjadi ditandai dengan fungsi dari indung telur yang mengalami penurunan untuk memproduksi hormon.

Selain itu gejala dan tanda yang disebabkan karena menopause adalah perubahan suatu siklus haid bulanan, jumlah dan juga lamanya haid Anda. Hot flash yang terjadi pada sekitar leher dan juga wajah Anda. Biasanya hal ini terjadi hanya sementara saja, terjadi disaat darah mengalami pengurangan dan berlangsung hingga haid benar-benar berhenti. Biasanya hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan melakukan olahraga secara teratur.

Gejala dan tanda menopause juga ditandai dengan berkeringat yang terjadi di wakyu malam, terdapatnya kerutan pada daerah sekitar vagina, dan juga kerutan yang trjadi di kulit. Konstipasi atau sembelit merupakan salah satu gejala dari menopause datang.

Kebanyakan wanita takut akan masa menopause ini, disebabkan karena merasa sudah tua. Padahal jika Anda mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan melakukan olahraga dengan teratur serta menerapkan pola hidup yang sehat maka Anda akan awet muda. Tidak dibarengi dengan mengonsumsi alkohol dan memakai rokok.

Nutrisi yang Anda perlukan untuk menunda terjadinya Gejala Dan Tanda Menopause adalah makanan yang sehat. Makanan yang sehat juga perlu memperhatikan tiga hal berikut ini, yakni kuantitas, kualitas, dan juga berbagai keragaman dari jenis keragaman jenis makanan. Jumlah asupan makan Anda harus yang bernutrisi, hal ini ditujukan agar lebih seimbang kecukupan gizi yang Anda perlukan untuk tubuh Anda.

Anda harus mengetahui gejala menopause sejak dini. Karena saat ini banyak wanita yang mengalami menopause dini. Biasanya hal ini bisa disebabkan karena beberapa faktor pemici. Beberapa hal yang menjadi penyebab menopauses dini adalah karena terlalu keras pada tekanan kerja dan stres.

Dibawah ini beberapa gejala menopause pada wanita adalah :

  1. Vagina kering
    Dalam keadaan yang normal, maka biasanya vagina akan dilumasi dengan baik di siklus hormonal. Namun jika vagina menjadi kering dalam rentang waktu yang lama, maka hal ini merupakan salah satu gejala dari menopause dini.
  2. Sensasi panas terbakar
    Gejala yang paling umum dari gejala menopause dini adalah terjadinya perubaha suasana di hari mereka. Biasanya mereka yang mengalami masa perimenopause akan menjadi lebih mudah marah, sedih dan juga melankolis. Mereka juga akan merasa lebih terteka dan bahkan mempunyai pikiran untuk bunuh diri karena stres atau depresi.
  3. Pola tidur yang mengalami perubahan
    Biasanya beberapa wanita yang mengalami gejala menopause akan tidak bisa tidur nyenyak akibat dari depresi atau juga terjadinya gejolak pada hormon. Perubahan dari pola tidur ini akan mempengaruhi suasana hati mereka, dan selain itu juga bisa menyebabkan produktivitas kerja dan hubungan pribadi menjadi terganggu.
  4. Gairah seks menurun
    Dorongan seksual di usia 20-30 tahun biasanya mengalami puncak. Namun, jika Anda sudah mulai menghindari untuk melakukan hubungan seksual dan mulai mencari alasan serta mengalihkan perhatian pasangan Anda, maka sebaiknya lakkan pemeriksaan kadar hormon. Karena ditakutkan ini merupakan salah satu gejala dan tanda menopause.

Menopause memang merupakan suatu hal yang ditakutkan oleh banyak wanita. Karena ini artinya adalah mereka sudah memasuki usia tua dan kebanyakan dari mereka ada yang masih belum bisa menerima dengan lebih ikhlas. Menopause akan terjadi pada semua wanita, namun ada beberapa pemicu menopause yang masih bisa dikendalikan. Dan selain itu, cara mencegah terjadinya menopause dini atau mengurangi terjadinya gejala menopause pada wanita adalah dengan mengonsumsi banyak kedelai.

Cara ini merupakan cara alami untuk mengatasi gejala menopause. Dan kedelai dipercaya sudah sejak lama bisa membantu mengatasi menopause dini. Secara tidak langsung dari kedelai ini adalah, dengan kadar estrogen yang cukup di dalam tubuh akan bisa membantu untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh . Dan manfaat dari kedelai salah satunya adalah untuk membantu menurunkan kolesterol tinggi dan bisa mencegah dari terjadinya penyakit osteoporosis pada wanita. Namun untuk mereka yang mengidap penyakit kanker payudara atau juga penyakit kelainan tiroid harus dihindari konsumsi susu kedelai atau olahan lainnya.

Itulah informasi mengenai gejala dan tanda menopause pada wanita, semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Gejala Dan Tanda Menopause

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Mengenal Gejala Menopause

Mengenal Gejala Menopause – Gejala-gejala menopause wanita disebabkan oleh perubahan kadar estrogen dan progesteron. Karena fungsi ovarium berkurang, maka ovarium menghasilkan lebih sedikit estrogen atau progesteron dan tubuh memberikan reaksi. Beberapa wanita hanya mengalami sedikit gejala, sedangkan wanita yang lain mengalami gejala yang sifantya ringan sampai berat. Hal ini adalah normal. Berkurangnya kadar estrogen secara bertahap menyebabkan tubuh secara perlahan menyesuaikan diri terhadap perubahan hormon, tetapi pada beberapa wanta penurunan kadar estrogen ini terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan gejala-gejala yang hebat. Hal ini sering terjadi jika menopause disebabkan oleh pengangkatan ovarium.

Mengenal Gejala Menopause

Mengenal Gejala Menopause

Gejala-gejala yang mungkin ditemukan pada wanita menopause adalah :

  1. Hot flashes terjadi akibat peningkatan aliran darah di dalam pembuluh darah wajah, leher, dada dan punggung. Kulit menjadi merah dan hangat disetai keringat yang berlebiihan. Hot flashes dialami oleh sekitar 75% wanita menopause. Kebayakan hot flashes dialami selama lebih dari 1 tahun dan 25-50% wanita mengalaminya sampai lebih dari 5 tahun. Hot flashes berlangsung selama 30 detik-5 menit.
  2. Vagina menjadi kering sehingga ketika melakukan hubungan seksual sering timbul rasa nyeri.
  3. Gejala psikis dan emosional (kelelahan, mudah tersinggung, susah tidur dan gelisah) bisa disebabkan oleh berkurangnya kadar estrogen. Berkeringat pada malam hari menyebabkan gangguan tidur sehingga kelelahan semakin memburuk dan semakin mudah tersinggung.
  4. Pusing, kesemutan dan palpitasi (jantung berdebar)
  5. Hilangnya kendali terhadap kandung kemih (beser)
  6. Peradangan kandung kemih dan vagina
  7. Osteroporosis (pengeroposan tulang)

Resiko tinggi terjadinya osteroporosis ditemukan pada wanita yang kurus, merokok, mengonsumsi alohol secara berlebihan, mengonsumsi kortikosteroid, memiliki asupan kalsium yang rendah, jarang berolahraga.

Mengenal gejala menopause dini bertujuan untuk bisa mencegah dan mengurangi gejala menopause pada wanita. Menopause merupakan suatu keadaan atau fase baru yang normal pada wanita yang menandakan bahwa mereka sudah semakin tua. Dan gejala menopause pada wanita biasanya akan muncul bersamaan dengan menstruasi yang berhenti dan tidak menghasilkan produksi hormon estrogen serta progesteron. Hormon estrogen merupakan hormon seksial wanita yang mulai dihasilkan saat seorang wanita masih berusia remaja sampai memasuki usia yang lebih lanjut dan juga mengalami gejala menopaise. Hormon ini berkaitan dengan tingkat masa subur atau kesuburan wanita.

Mengenal gejala menopause pada wanita yang terjadi akibat dari produksi sejumlah hormon yang mengalami penurunan dan masih berhubungan dengan menstruasi pada wanita serta kesuburan. Saat seorang wanita sudah memasuki usia 30 tahun, maka ovariujmnya tidak akan bisa lagi untuk memproduksi hormon estrogen dan juga hormon progesteron dalam jumlah yang biasa lagi. Dan dampaknya adalah tingkat dari kesuburan wanita biasanya akan mengalami penurunan di usia tersebut. Disaat usia mereka bertambah menjadi 40 tahun, mengenal gejala menopause dengan periode menstruasi yang lama kelamaan menjadi tidak teratyr, dan bisa menjadi lebih lama, lebih berat, lebih pendek atau juga ebih ringan, lebih sering atau bahkan kurang sering. Dan hal ini berarti menandakan bahwa menstruasi sudah tidak terjadi seperti dulu lagi. Kemudian saat wanita memasuki usia 50 tahun, maka ovarium akan berhenti untuk menghasilkan dan memproduksi sel telur dan siklus haid bulananpun akan berhenti.

Walaupun demikian, mengenal gejala menopause wanita juga bisa disebabkan oleh faktor dari penyembuhan terapi kanker seperti melakukan kemoterapi dan juga radiasi. Metode ini merupakan metode yang berefek samping bisa menyebabkan terjadinya menopause dini pada wanita dan akan menimbulkan rasa panas selama atau juga sesudah proses pengobatan dilakukan. Namun, terapi ini tidak akan selalu menimbulkan gejala yang menetap.

Pada dasarnya, menopause merupakan suatu hal yang normal terjadi. Dan menopause tidak membutuhkan perawatan serta pengobatan medis. Walaupun ada tindakan meis yang dilakukan, tujuan dari pengobatan ini adalah untuk meredakan atau mengurangi gejala menopause pada wanita yang membuat aktivitas mereka terganggu dan juga membuatnya menjadi tidak nyaman, serta juga mencegah semaksimal ungkin dari kondisi kronis yang bisa saja disebabkan akibat dari faktor penuaan.

Terdapat beberapa tindakan medis yang dilakukan untuk mengurangi gejala menopause adalah :

  1. Terapi hormon
    Pemberian obat yang isinya hormon estrogen dengan dosis yang rendah dengan tujuan untuk mengurangi terjadinya gejala hot flashes yang bisa membuat wanita menjadi menderita dan tidak nyaman. Selain itu, pemberian dari obat estrigen ini juga bisa membantu mencegah terjadinya osteoporosis.
  2. Vaginal estrogen
    Pemberian obat dalam bentuk krim atau tablet yang dimasukkan langsung ke vagina dengan tujuan untuk mengurangi vagnia kering dan masalah saat buang air kecil.
  3. Obat antidepresan dengan dosis rendah
  4. Gabapentin
  5. Obat osteoporsis

Lakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk menentukan langkah apa yang diambil dengan tujuan untuk mengurangi gejala menopause pada wanita. Dan juga dengan tujuan untuk menentukan apakah metode ini cocok untuk tubuh Anda atau tidak.

Mengenal Gejala Menopause

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Tanda Gejala Menopause

Tanda Gejala MenopauseMenopause wanita adalah suatu fenomena baru dalam masyarakat kita. Enam puluh atau 100 tahun yang lalu  wanita meninggal sebelum mengalamai menopause sehingga sondrom menopause tidak dikenal. Berbeda dengan sekarang ketika usia harapan hidup semakin tinggi disebabkan kemajuan dibidang ilmu kedokteran, wanita lansia semakin banyak. Dengan demikian para wanita mulai mempertanyakan sindrom  menopause yang umumnya menjadi gangguan yang serius dalam kehidupan mereka sehari-hari. Karena itu sangat bermanfaat memberi pengetahuan dan pendidikan tentang menopause, selain agar kaum wanita tidak dibuat  bingung dan ragu dengan berbagai tanda gejala menopause yang mengkhawatirkan yang dialaminya, mereka juga harus disadarkan bahwa ada konsekuensi-konsekuensi kesehatan serius yang tidak boleh diabaikan. Mereka  harus mampu menjaga dirinya agar tidak mengalami penyakit-penyakit yang diakibatkan menghilangnya estrogen. Dan para dokter juga tidak menganggap enteng berbagai masalah menopause.

Tanda Gejala Menopause

Tanda Gejala Menopause

Secara medis hanya ada tiga tanda gejala menopause yaitu menstruasi yang kacau, semburan panas dan keringnya vagina. Semua itu disebabkan oleh penurunan kadar estrogen yang diproduksi tubuh. Gejala-gejala lain yang kadang juga sangat menganggu adalah gejala emosional yang disebabkan oleh meningkatnya kadar follical stimulating hormone (FSH, hormone perangsang folikeltelur) dan luteinizing hormone (LH). Edua hormone itu diproduksi oleh kelenjar pituitary sebagai respons untuk menstimulasi hipotalamus diotak untuk mengaktifkan ovarium.  Ketika siklus menstruasi kacay dan persediaan sel telur makin menipis, maka FSH dan Lh diproduksi sangat banyak sampai 15 kali biasanya. Ini merupakan mekanisme tubuh mengaktifkan kembali ovarium yang “mogok”. Pemeriksaan laboratorium yang mengindikasikan tingginya kadar FSH dan Lh menunjukkan bahwa pada saat itu Anda memasuki masa perimnopause. Berikut ini beberapa gejala emosional menopause yang disebabkan memebanjirnya FSH dan Lh yang sering dialami wanita menjelang menopause.

  • Suasana hati yang berubah-ubah, mudah marah dan  mudahs edih tanpa sebab yang jelas.
  • Depresi
  • Sering cemas dan gelisah tanpa sebab yang jelas
  • Alergi meningkat
  • Susah tidur pulas, sering terbangun tanpa sebab.

Selain itu masih ada beberapa tanda gejala menopause dalam bentuk fisik yang sering dialami waniuta menopause:

  • Semburan  panas (hot flashes), ini memrupakan cirri khas menopause.
  • Banjir keringat disaat terjadi semburan panas maupun  disaat tidur malam hari
  • Vagina mengering
  • Jantung berdebar
  • Kelelahan yang berlebihan
  • Gangguan kulit
  • Gangguan sendi
  • Dan sebagainya, yang masing-masing wanita mempunyai pengalaman yang berbeda.

Tanda Gejala Menopause pada wanita mulai menghilang pada tahap pasca menopause. Hilangnya tidak seketika tapi berangsur-angsur,gejala mulai menghilang sejak berlalunya waktu 12 bulan penuh menstruasi  terakhir. Banyak hal yang perlu mendapat perhatian sejak menstruasi terakhir. Pertama, pendarahan dari vagina yang terjadi setelah menstruasi terakhir berarti adanya suatu penyakit. Jadi Anda harus memeriksakannya ke dokter. Kedua, Anda  mulai rentan terhadap penyakit-penyakit degenerative karena menghilangnya hormone estrogen yang tidak lagi diproduksi tubuh. Penyakit-penyakit degenerative tersebut antara lain jantung, diabetes, kanker, osteoporosis, dan sebagainnya. Karena itu, Anda perlu mengubah gaya hidup Anda dengan menerapkan pola makan sehat,olahraga teratur dan terukur, tidak merokok maupun minum minuman beralkohol, tetap beraktivitas/bersosialisasi, tidur/istirahat cukup, dan sebagainya. Lebih baik lagi jika semua itu telah dilakukan sejak usia muda, sebelum usia 30-an.

Anda harus mengetahui bahwa tanda gejala menopause yang terjadi pada wanita biasanya sifatnya adalah sementara, sehingga Anda tidak membutuhkan penanganan medis yang sebenarnya tidak duibutuhkan karena hal ini merupakan alami dan normal terjadi. Selain itu, tindakan medis yang dilakukan untuk mengatasi masalah menopause pada wanita juga sifatnya hanya untuk mengurangi gejala menopause saja bukan menyembuhkan secara permanen. Ada pilihan lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi tanda dan gejala pre menopause adalah :

  1. Gunakan pakaian yang bahannya dingin
    Menggunakan pakaian yang berbahan dasar dingin atau Anda juga bisa minum air dingin dan pergi ke tempat yang dingin untuk membantu mengurangi rasa panas atau hot flashes. Dan sebaiknya hindari jenis makanan dan juga minuman yang bisa memicu terjadinnya hot flashes ini seperti kopi, alkohol, dan juga makanan pedas serta cuaca yang panas.
  2. Tidur yang cukup
    Tidur dengan waktu 8 jam dalam sehari merupakan salah satu pola tidur yang berkualitas.
  3. Rajin melakukan olahraga
    Olahraga sangat baik untuk kesehatan apalagi untuk wanita yang sedang mengalami tanda dan gejala premenopause.
  4. Konsumsi kedelai
    Kacang kedelai bisa membantu menghasilkan estrogen alami yang sangat  dibutuhkan oleh tubuh sehingga jika mengonsumsi kedelai dengan teratur maka bisa membantu mengurangi tanda gejala menopause dini.
  5. Relaksasi
    Relaksasi akan membantu sel-sel yang ada di dalam tubuh bisa beregenerasin dan bisa membantu meredakan rasa yang tidak nyaman yang muncul saat menopause datang.
  6. Makan sehat
    Makanlah makanan yang mengandung serat tinggi dan diimbangi dengan minum air putih sebanyak 8 gelas dalam sehari.
  7. Yoga
    Melakukan yoga dengan teratur bisa membantu meredakan gejala menopause yang bisa mengganggu aktivitas Anda.

Tanda Gejala Menopause

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Gejala Menopause Dini

Gejala menopuse dini umumnya tidak begitu dapat dirasakan. Namun pada umumnya menopasuse dini dan menopause pada umumya sama, yakni tidak lagi mengalami menstruasi, mengalami gejala menopause lainnya seperti hot flashes dan emosi yang tidak stabil.

Gejala Menopause Dini

Gejala Menopause Dini

Menopause dini sendiri adalah keadaan saat fungsi ovarium (indung telur) dan menstruasi berhenti sebelum usia 40 tahun. Pada menopause dini, kadar homon estrogen rendah tetapi kadar hormon hipofisa yang merangsang ovaium (terutama hormon FSH) tinggi.

Menopause dini dapat disebabkan oleh beberapa hal antara lain kelainan bawaan (biasanya kelainan kromosom), penyakit autoimun (sistem pertahanan tubuh menyerang sel-sel indung telur tubuh itu sendiri), telah dilakukan pengangkatan ovarium (rahim). selain itu, merokok juga dapat menyebabakn menopause dini. Banyak orang dan pendapat bahwa menopause dini akan membawa dampak atau risiko mengalami komplikasi suatu penyakit seperti osteoporosis misalnya karena adanya riwayat keluarga atau masalah kesehatan sebelumnya atau karena gejala menopause dini itu sendiri.

Umumnya gejala-gejala menopause dini dapat dibantu dengan melakukan suatu pengobatan. Pengobatan yang paling sering digunakan untuk menghilangkan gejala-gejala menopause dan mengurangi risiko masalah kesehatan di masa depan adalah terapi sulih hormon (hormone replacement therapy, HRT).

Akan tetapi, seperti yang mungkin pernah Anda dengar, ada beberapa risiko yang menyertai pengobatan HRT ini, khsusunya jika digunakan untuk jangka waktu yang cukup lama.

Efek-efek yang berpotensi terjadi dalam pengobatan jangka panjang dengan HRT untuk pada pengobatan dari gejala-gejala menopause dini, adalah :

a. Peningkatan risiko tersamar :

1. Penyakit Kanker payudara
2. Masalah penyumbatan
3. Pembuluh darah misalnya stroke
4. Penyakit jantung koroner

b. Penurunan risiko tersamar :

1. Kanker kolorektal (usus besar)
2. Osteoporosis dan patah tulang

Ada sejumlah pengobatan dan strategi tambahan yang bertujuan menghilangkan gejala-gejala menopause dini dan mengurangi risiko komplikasi di masa depan. Beberapa obat yang keefektifannya telah teruji secara klinis, mungkin akan diberikan oleh dokter. Di sisi lain, ada berbagai macam makanan dan jenis olahraga yang diyakini oleh banyak orang dapat bermanfaat selama masa perimenopuase dan juga terdapat berbagai terapi pendukung yang telah populer.

Biasanya pada gejala menopause yang normal adalah berhenti menstruasi di usia 50 tahun dan juga ada beberapa orang yang mengalami masalah menopause dini sekitar usia 40 tahunan. Menopause dini biasanya terjadi akibat dari suatu kaitan resiko penyakit. Menopause dini terjadi disebabkan karena berakhirnya lebih awal sistem reproduksi pada wanita. Hal ini disebabkan karena ovarium yang berhenti untuk memperoduksi estrogen dan juga progesteron yakni hormon yang mempunyai tanggung jawab untuk mengatur siklus haid wanita. Sangat penting untuk seorang wanita mengetahui tanda dan gejala menopause dini.

Namun, hingga saat ini masih belum jelas penyebab dari gejala menopause dini. Beberapa pakar menyimpulkan bahwa gauay hidup sebagai salah satu pemicu terjadinya menopause dini pada wanita. Merokok juga bisa menjadi salah satu penyebab gejala menopause dini pada wanita muncul. Selain itu, faktor genetik atau faktor keturunan mempunyai suatu pernanan yang penting dari terjadinya menopause prematur atau menopause dini. Dan biasanya anak dari ibu yang mengalami masalah menopases dini juga akan mengalami hal serupa. Selain itu, penggunaan dari obat langsing atau obat penurun berat badan yang bebas dijual yang terbukti bisa membuat produksi estrogen terhambat dan bisa merusak organ ovarium pada wanita. Selain itu, penyembuhan kanker dengan menggunakan terapi kemoterapi dan juga radiasi mempunyai pengaruh terjadinya menopause dini.

Mereka yang mempunyai masalah pada gejala menopause dini juga bisa mempunyai resiko terjadinya stroke karen pembuluh darah di otak pecah. Dan tantangan yang ada pada cara mengatasi menopause dini ialah kadar estrogen yang rendah. Dan salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan terapi hormon dengan mengandung estrogen dan juga progesteron yang bisa membantu menggantikan progesteron yang alami. Estrogen mempunyai fungsi dan peranan penting untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dengan menyeluruh, dan termasuk salah satunya adalah pembuluh darah, kulit, ligamen dan juga tulang. Selain itu, terapi hormon mempunyai fungsi untuk menggantikan hormon estrogen yang hilang saat terjadinya menopause dini pada wanita sehingga gejala sementara yang muncul seperti gejolak panas, susah tidur, jantung berdebar dan tidak bisa menahan kencing masih bisa diatasi. Dengan melakukan terapi hormon ini maka bisa juga membantu menghambat terjadinya osteoporosis sebagai salah satu akibat dari jangka panjang menopause.

Sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi yang berasal dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan juga mengonsumsi kedelai. Karena kandungan kedelai mengandung estrogen alami yang sangat dibutuhkan oleh wanita yang mengalami gejala menopause dini. Salah satu produk herbal alami yang bisa membantu mengurangi gejala menopause pada wanita adalah MENOHERBS.

Itulah informasi mengenai gejala menopause dini pada wanita semoga bermanfaat untuk Anda.

Gejala Menopause Dini

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Kenali Gejala Menopause

Kenali Gejala MenopauseMenopause wanita adalah perubahan yang normal terjadi pada kehidupan seorang wanita ketika periode menstruasinya berhenti. Seorang wanita sudah mencapai menopause apabila dia tidak mendapatkan menstruasi selama 12 bulan secara berurutan, dan tidak ada penyebab lain untuk perubahan yang terjadi. Selama menopause, yang umumnya terjadi pada usia 45 – 55 tahun, tubuh seorang wanita secara perlahan mengurangi produksi hormon estrogen dan progesterone sehingga terjadilah berbagai gejala.

Kenali Gejala Menopause

Kenali Gejala Menopause

Kenali Gejala menopause dan cara menanganinya adalah :

1. Hot flashes
Hot flashes umum terjadi pada wanita menopause, berlangsung selama 30 detik sampai beberapa menit, dan kadang diikuti dengan berkeringat terutama malam hari. Lingkungan panas, makan makanan atau minuman panas atau makanan pedas, alkohol, kafein, dan stress dapat menyebabkan terjadinya hot flashes. Modifikasi gaya hidup, olahraga teratur, dan meredakan kecemasan dapat menurunkan gejala ini. Hubungi dokter bila memerlukan obat-obat antidepresi atau terapi hormonal.

2. Kekeringan pada vagina
Gejala pada vagina dikarenakan vagina yang menjadi lebih tipis, lebih kering, dan kurang elastik berkaitan dengan turunnya kadar hormon estrogen. Gejalanya adalah kering dan gatal pada vagina atau iritasi dan atau nyeri saat bersenggama. Dapat menggunakan pelumas vagina yang dijual bebas atau krim pengganti estrogen yang digunakan dengan mengusapkannya pada vagina. Apabila terjadi perdarahan setelah menggunakan krim estrogen segera pergi ke dokter

3. Gangguan tidur
Lakukan latihan fisik sekitar 30 menit per hari tapi hindari berolahraga dekat dengan waktu tidur. Hindari alkohol, kafein, makan dalam jumlah besar, dan bekerja tepat sebelum waktu tidur. Usahakan suhu kamar tidur tidak terlalu panas. Hindari tidur siang dan coba untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya. Dapat dilakukan latihan relaksasi seperti meditasi sebelum tidur

4. Gangguan daya ingat
Tidur dalam jumlah yang cukup dan usahakan tetap aktif selalu

5. Perubahan mood
Tidur dalam jumlah yang cukup dan usahakan aktif selalu

6. Penurunan keinginan berhubungan seksual
Pada beberapa kasus penyebabnya adalah faktor emosi. Selain itu, penurunan kadar estrogen menyebabkan kekeringan pada vagina sehingga berhubungan seksual menjadi tidak nyaman dan sakit. Konsumsi hormon androgen dapat meningkatkan gairah seksual dan pemakaian pelumas dapat mengurangi nyeri. Beberapa wanita mengalami perubahan gairah seksual akibat rasa rendah diri karena perubahan pada tubuhnya. Grup konseling dapat membantu

7. Gangguan berkemih
Kadar estrogen yang rendah menyebabkan penipisan jaringan kandung kemih dan saluran kemih yang berakibat penurunan kontrol dari kandung kemih atau mudahnya terjadinya kebocoran air seni (apabila batuk, bersin, atau tertawa) akibat lemahnya otot di sekitar kandung kemih. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.

Kenali gejala menopause dan Anda bisa mengatasinya dan mengurangi gejalanya dengan baik. Menopause dalam keadaan normal terjadi di usia 50 tahun. Namun, pada beberapa wanita ada yang mengalami gejala menopause dini. Akibat yang terjadi dari gejala menopause dini adalah wanita belum siap untuk menghadapi masa peralihan yang cepat ini. Dan biasanya akan menyebabkan terjadinya ketegangan mental atau stres dan selalu cemas apalagi untuk wanita yang masih produktif. Selain itu, gejala menopause dini bisa membuat wanita menjadi lebih cepat marah, juring-uringan, merasa khawatir, dan merasa kehilangan kecantikan fisiknya setelah masa menopause tiba. Namun untuk sebagian wanita juga sudah ada yang mulai menerima dan siap untuk menghadapi masa menopause tanpa adanya suatu beban walaupun usia mereka terbilang masih muda.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk kenali gejala menopause dan mengatasi gejala menopause yang dialami yakni adalah :

  1. Jangan makan makanan yang instan dan cepat saji. Karena makanan yang instan tidak mengandung kandungan nutrisi serta gizi yang seimbang. Selain itu, kandungan kolesterol yang tinggi di dalam makanan ini bisa membuat kebugaran menurun.
  2. Pola makan yang seimbang
    Terapkanlah pola makan dan pola hidup yang seimbang. Deengan makan makanan yang bergizi seimbang, serta tidak merokok, dan jagan minum-minuman yang mengandung alkohol dan juga mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
  3. Olahraga yang teratur
    Melakukan olahraga dengan teratur akan membuat tubuh menjadi lebih sehat dan lebih segar, selain itu manfaat dari olahraga adalah untuk membantu melancarkan sistem peredaran darah, membantu menguatkan tulang dan juga untuk membantu mengendalikan produksi hormon. Pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan apa yang Anda sukai dan jangan melakukan olahraga yang terlalu berat namun mempunyai manfaat, misalnya adalah melakukan senam, jogging atau lari pagi dan hal lainnya.
  4. Konsumsi buah dan sayur
    Buah dan sayur mengandung kandungan serat tinggi sehingga sangat baik untuk membantu mengatasi masalah menopause.

Kenali gejala menopause pada wanita sejak dini, karena dengan cara ini maka kita bisa mengetahui bagaimana langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi dan meredakan gejala menopause. Salah satu produk herbal yang bisa membantu mengurangi gejala menopause adalah Menoherbs rekomendasi langsung Dr. Boyke Dian Nugraha (pakar Reproduksi).

Kenali Gejala Menopause

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Mengatasi Gejala Menopause

Mengatasi Gejala Menopause – Saat proses kesuburan menurun, wanita kehilangan kemampuannya untuk memiliki kadar estrogen dan progesteron yang stabil, sampai akhirnya mereka tidak mengalami menstruasi. Menopause ditandai dengan banyaknya perubahan hormon yang menyebabkan hilangnya kesempurnaan di sekitar vagina, gelora panas, dan sulit tidur. Untuk mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan gejala menopause, terapi sulih hormon (TSH) menjadi perawatan yang populer. Karena kita kehilangan kadar hormon seiring dengan bertambahnya usia, maka terpikirlah bahwa sulih hormon dapat menjadi sarana untuk menjaga agar tetap muda.

Mengatasi Gejala Menopause

Mengatasi Gejala Menopause

Masalahnya dengan TSH adalah bahwa ini berhubungan dengan efek samping yang sangat serius, termasuk penggumpalan pembuluh darah yang meningkat, yang dapat menyebabkan pecahnya gumpalan tersebut dan mengalir ke paru-paru (embolisme paru-paru), Penyakit kanker, serangan jantung,. Meskipun kami tidak dapat menyarankan TSH sebagai terapi yang utama, kami belum menyerah untuk mengembangkannya pada masa mendatang. Dalam banyak kasus wanita-wanita yang diberi resep TDH perlu memakan aspirin untuk mencegah penggumpalan yang kemungkinan besar berakibat fatal.

Tiga unsur, kedelai, semanggi merah, dan ikan salem kecil berwarna hitam, semuanya telah terbukti dapat Mengatasi Gejala Menopause dan mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan menopause pada sekitar 35 persen wanita. Yang ingin kami tekankan adalah anda tidak perlu memandang menopause sebagai terhentinya kekuatan seksual. Seks tidak berhenti setelah usia lima puluh tahun. Kenyataannya, seks tidak akan pernah berhenti.

Saat Anda mulai mendekati masa menopause, maka gejala menopause yang terjadi adalah perubahan pada siklus haid atau periode menstruasi. Ini mungkin akan terjadi dengan lebih bervariasi pada bulan ke bulan. Dan selain itu juga mungkin Anda akan mengalami gejala menopause seperti dibawah ini :

  1. Sering buang air kecil
  2. Berkeringan ekstrim
  3. Gairah seksual yang menurun
  4. Penyakit infeksi saluran kemih
  5. Iritasi yang terjadi saat sedang buang air kecil
  6. Hot flashes, atau terjadinya perubahan pada suhu tubuh dengan mendadak dan terjadi selama 30 detik bahkan selam 5 menit.
  7. Susah tidur
  8. Mudah marah dan tersinggung
  9. Berkeringat di saat tidur malam hari
  10. Vagina keriing yang menimbulkan rasa sakit saat sedang melakukan hubungan seksual.

Salah satu gejala menopause yang umum terjadi adalah hot flashes dan juga berkeringan di malam hari. Hal ini belum diketahui penyebab pastinya, namun beberapa ahli menyimpulkan bahwa penyebabnya adalah karena kadar hormon yang mengalami perubahan selama sedang mengalami perimenopause dan masa menopause pada wanita. Dan selama hot flashes ini terjadi, mungkin saja jari Anda mengalami kesemutan atau juga jantung Anda akan berdebar lebih kencang dan cepat. Kemudian gejala menopause lainnya adalah suhu pada kulit yang mendadak menjadi sangat panas dan wajah Anda menjadi memerah sehingga membuat Anda mengeluarkan keringat.

Cara mengatasi gejala menopause adalah dengan cara seperti :

  1. Melakukan olahraga dengan teratur
  2. Biofeedback atau menggunakan pikiran untuk bisa mengendalikan fungsi tubuh
  3. Mandi dengan air dingin dan minum air dingin
  4. Kurangi stres
  5. Membuat suhu rumah menjadi lebih dingin
  6. Kurangi konsumsi alkohol, kafein, minuman yang panas dan makanan yang pedas.
  7. Pakailah baju berbahan dasar katun
  8. Minum obat

Cara mengatasi gejala menopause pada wanita dengan terapi hormon bisa dilakukan salah satunya adalah dengan penggunaan pil, patch, implan, cincin, dan juga krim pada vagina. Selain itu, perawatan pada cara mengatasi gejala menopause dengan terapi hormon ini dengan cara mengganti hormon estrogen dan juga progesteron. Anda bisa melakukan salah satu atau kedua hormon tadi, dan tergantung dari yang diresepkan oleh dokter. Atau Anda bisa melakukan terapi hormon dan bisa melakukan terapi estrogen saja.

Mengatasi gejala menopause secara alami bisa dilakukan dengan pengobatan herbal, hemeopati, dan juga Obat cina. Dan terapi ini tidak berbahaya. Namun lebih bijaksana lagi jika melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk menentukan obat atau dosis dan juga jadwal dari pengobatan yang sesuai untuk melakukan terapi yang akan Anda lakukan. Perubahan gaya hidup juga perlu dilakukan, misalnya adalah :

  1. Diet tinggi serat yang berasal dari buah dan sayuran. Makan makanan yang mengandung rendah lemak jenuh untuk membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
  2. Melakukan lathan aerobik, beban dan juga melakukan latihan peregangan yang mempunyai manfaat lain untuk mencegah terjadinya penyakit osteoporsis, penyakit jantung serta gejala menopause.

Untuk wanita, hal yang harus diketahui adalah menopause bukanlah suatu penyakit melainkan suatu hal yang normal dan alami terjadi pada wanita yang memasuki usia lanjut. Jadi sebaiknya lebih siap untuk menghadapi kenyataan ini, karena semua wanita pasti akan mengalaminya.

Mengatasi Gejala Menopause

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Gejala Menopause Wanita

Gejala Menopause Wanita – Banyak gejala menopause wanita yang dapat diketahui pada masa menopause. Antara lain dapat berupa insomnia (sulit tidur), rasa panas (hot flash), sembelit, banyak berkeringat, depresi, berkurangnya daya ingat, sulitmenahan dorongan untuk kencing (inkontinensia), dsb. Karena sifat gejala yang berbeda-beda pada tiap orang itu maka ada baiknya jika anda mencatat tanggal-tanggal haid anda serta gejala-gejala yang tidak biasa yang mungkin terjadi, setelah anda mencapai atau melampaui usia 40 tahun.

Gejala Menopause Wanita

Gejala Menopause Wanita

Rasa panas (hot flash), atau rasa panas yang datang secara tiba-tiba, tetapi secara klinis ini tidak bahaya, dan rasa tersebut mudah juga berlalu. Biasanya, hot flash berlangsung hanya selama 15 detik sampai 1 menit. Rasa panas tadi timbul pada saat darah haid mulai berkurang dan mulai berlangsung sampai haid benar-benar berhenti.

Cara mencegah Gejala Menopause Wanita adalah membicarakan dengan teman dan tetap tenang, rileks, dan mengatur nafas dengan perlahan. Hindari penggunaan baju yang tidak menyerap keringat. Wanita yang mengatur pola makan dan olahraga secara teratur akan mudah mengatasi rasa panas itu.

Sembelit juga sering akan muncul pada wanita menjelang Gejala Menopause Wanita. Walaupun jarang kasus tersebut terjadi, tetapi lebih disebabkan oleh perubahan produksi hormone estrogen dalam tubuh. Untuk mengimbangi terjadinya sembelit tersebut, sebaiknya memang pada masa tersebut wanita lebih banyak mengonsumsi serat yang banyak dikandung dalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Gangguan tulang juga sering terjadi pada Gejala Menopause Wanita, karena berhentinya produksi estrogen oleh indung telur akan mempengaruhi keseimbangan metabolisme zat kapur (kalsium) dalam tulang.

Menopause pada wanita merupakan salah satu masa disaat seorang wanita sudah tidak bisa hamil lagi dan masa periode menstruasi berhenti hal ini akan membuat wanita menjadi tidak bisa hamil lagi dan dikategorikan sudah tidak subur. Hal ini disebabkan karena ovarium berhenti untuk melepaskan telur. Dan sebagian wanita bisanya mengalami gejala menopause wanita secara tiba-tiba dan terjadi dengan sekaligus, namun ada juga yang mengalami melawati beberapa tahapan yang sebelum memasuki masa menopause mereka.

Selain itu, salah satu gejala menopause wanita disebabkan karena melakukan operasi pengangkata pada ovarium yang bisa menyebabkan terjadinya gejala menopause yang akan datang dengan tiba-tiba dan tanpa adanya suatu perubahan yang bertahap. Dan perubahan dari medis dengan kemoterapi dan juga radiasi yang  bisa menjadi salah satu pemicu dari menopause dini. Jika selama setahun wanita tidak mengalami menstruasi dan siklus haid berhenti padahal Anda tidak sedang hamil dan Anda berusia diatas 50 tahun, maka ada suatu kemungkinan Anda mengalami menopause.

Gejala menopause wanita yang terjadi dengan bertahap disebut dengan perimenopause. Perimenopause ini biasanya terjadi pada mereka yang berusia 45-55 tahun. Namun kadang juga bisa terjadi pada usia 40 tahun. Dan wanita yang merokok serta suka minum-minuman yang beralkohol mempunyai resiko untuk mengalami gejala menopause pada wanita dengan lebih cepat yang bisa memakan waktu beberapa bulan sampai 12 tahun. Saat kita mulai beranjak tua, maka secara alami tubuh kita juga akan mengurangi produksi dari hormon estrogen dan juga progesteron. Dan dalam masa perimenopause, kadar hormon dari seorang wanita akan berubah seperti masa awal pubertas dan sebelum masa menstruasi di mulai.

Salah satu gejala menopause pada wanita adalah sakit kepala dan juga insomnia. Dan cara mengatasi gejala menopause ini adalah dengan mengonsumsi jenis makanan yang kaya akan trytophan yang bisa membantu memproduksi serotonin dan juga membuat tidur menjadi lebih nyaman dan lebih nyenyak misalnya seperti susu hangat dan juga putih sel kedelai dan kalkun. Selain itu gejala perimenopause pada wanita salah satunya adalah kembung. Kembung yang disebabkan oleh produksi dari hormon estradiol yang bisa berlebihan dan adaptasi yang terjadi dengan androgen. Cara mengatasi hal ini adalah dengan mengonsumsi makanan herbal yang bernutrisi misalnya seperti peterseli, seledri, asparagus, dan juga dandelion. Selain itu, cara mengatasi gejala menopause pada wanita yang salah satunya karena perut kembung adalah dengan menghindari konsumsi garam dan juga gula di dalam makanan instan serta kalengan.

Gejala menopause pada wanita adalah perubahan suasana hati. Ketidakseimbangan pada hormon bisa memicu terjadinya perubahan pada suasana hati wanita yang mengalami menopause. Cara mengatasi hal ini adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3, vitamin B3 yang bisa Anda dapatkan di dalam ayam dan juga kalkun, sayuran yang hijau dan paling utama adalah bayam serta buncis. Makanlah makanan yang jangan terlalu manis karena bisa memicu dari terjadinya peningkatan pada gula darah dan bisa membuat kondisi menjadi semakin parah pada perubahan suasana hati.

Itulah informasi mengenai gejala menopause wanita dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Gejala Menopause Wanita

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment

Tanda dan Gejala Menopause Wanita

Tanda dan Gejala Menopause Wanita  – Menopause yang terjadi pada wanita merupakan fase kehidupan seorang wanita terjadi secara normal dan pastinya semua wanita akan mengalami dan menjalani masa menopause yang merupakan bagian akhir dari masa reproduktivitas dan proses penuaan.

Sebelum menjelang masa menopause seorang wanita akan mengalami masa perimenopause yakni suatu masa dimana terjadi Tanda dan Gejala Menopause Wanita  ketidak-teraturan siklus menstruasi. Siklus menstruasi yang tidak teratur pada wanita perimenopause dimulai sekitar usia 40 tahun dan dapat berlangsung singkat maupun panjang tergantung dari keadaan masing-masing wanita itu sendiri. Darah haid yang keluar menjadi lebih sedikit atau siklusnya menjadi lebih panjang, lebih oendek atau tidak beraturan sama sekali dan terkadang disertai raa nyeri haid.

Tanda dan Gejala Menopause Wanita

Tanda dan Gejala Menopause Wanita

Secara medis, wanita yang mengalami Tanda dan Gejala Menopause Wanita akan mengalami penurunan fungsi hormon yang sangat penting dalam kehidupan wanita, yakni estrogen dan progesteron. Hormon estrogen seringkali menyebabkan ketidakseimbangan hormonal.

Berikut ini tabel keluhan klimaterik yang sering dialami oleh wanita menopause keterkaitan perubahan mood atau suasana hati yang merupakan gejala atau tanda umum dari wanita menopause

Dibawah ini beberapa tanda dan gejala menopause wanita adalah :

  1. Menstruasi yang tidak lancar
    Salah satu gejala menopause adalah siklus haid yang tidak teratur. Hal ini disebabkan karena ovulasi yang menjadi lebih menentu, dan interval diantara periode menstruasi dan bisa lebih lama atau bahkan lebih pendek, dan mungkin saja Anda melewatkan beberapa periode menstruasi. Masa sebelum menopause atau perimenopause biasanya didefinisikan sebagai salah satu perubahan yang panjang pada siklus haid Anda, dan terjadi lebih dari 7 hari. Perimenopause akhir biasanya ditandai dengan tanda dan gejala menopause wanita dengan satu aatu lebih periode menstruasi dan juga selang waktunya 60 hari atau juga lebih masa menstruasi.
  2. Susah tidur
    Pada wanita yang mengalami masa perimenopause biasanya sekitar 65-75 persen wanita mengalami gangguan susah tidur. Intensitas dari durasi tidur dan frekuensi yang bervariasi. Dan masalah susah tidur biasanya sering ditambah dengan tanda dan gejala menopause wanita berkeringat di malam hari, namun kadang waktu tidur juga menjadi tidak menentu.
  3. Perubahan suasana hati
    Perubahan yang terjadi pada suasana hati sering membuat wanita menjadi lebih cepat marah dan juga terjadinya resiko peningkatan pada depresi. Namun penyebab dari tanda dan gejala menopause dini pada wanita mungkin saja bisa disebabkan oleh gangguan susah tidur juga. Perubahan pada suasana hati juga bisa disebabkan karena faktor yang tidak berhubungan dengan perubahan pada hormon di masa perimenopause.
  4. Vagina kering dan infeksi saluran kemih
    Karena penurunan pada hormon estrogen, maka hal ini membuat vagina mengalami kehilangan cairan dan elastisitasnya menjadi berkurang sehingga saat melakukan hubungan seksual menjadi sangat sakit. Tingkat dari estrogen yang rendah bisa juga membuat Anda menjadi lebih rentan terkena infeksi saluran kemih dan juga vagina. Kehilangan tonus pada jaringan yang bisa menyebabkan terjadinya inkontinensia.
  5. Kesuburan menurun
    Penurunan pada kesuburan wanita terjadi akibat dari ovulasi yang tidak teratur, sehingga kemampuan untuk bisa hamil lagi tidak bisa didapat. Namun, selama Anda masih mengalami haid, maka kehamilan masih bisa terjadi. Dan jika Anda ingin menghindari kehamilan di usia yang memasuki 40 tahun ke atas maka caranya adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi saat akan melakukan hubungan seksual.
  6. Gairah seksual menurun
    Tanda dan gejala menopause wanita adalah gairah seksual yang mengalami perubahan. Namun untuk sebagian besar wanita biasanya mereka mempunyai tingkat keintiman seksual yang bisa menjadi sangat memuaskan disaat sebelum mengalami menopause, dan hal ini akan terus melalui terjadinya perimenopause.
  7. Nutrisi dalam tulang menurun
    Tingkat estrogen yang ada di dalam tubuh mengalami penurunan dan bisa menyebabkan nutrisi hilang di dalam tulang dan menyebabkan resiko untuk mengalami osteoporosis semakin besar.
  8. Mengubah kadar kolesterol dalam darah
    Hormon estrogen yang mengalami penurnan bisa membuat perubahan yang sangat tidak menguntungkan untuk tingkat kolesterol di dalam darah. Dan termasuk salah satunya adalah peningkatan pada low density lipoprotein atau LDL atau juga kolesterol jahat yang bisa mengalami kontribusi pada peningkatan resiko terjadinya penyakit jantung.

Cara mencegah tanda dan gejala menopause wanita adalah dengan mengonsumsi roti gandum dan juga jenis karbohidrat lain sebelum Anda tidur. Makan makanan yang mengandung omega-3 misalnya adalah ikan tuna dan salmon. Selain itu, makanlah buah cherry sebelum Anda tidur untuk membantu meningkatkan kualitas tidur Anda, karena salah satu tanda dan gejala menopause wanita adalah susah tidur atau insomnia. Dengan melakukan pola hidup yang baik maka bisa membantu mengatasi gejala menopause secara alami.

Tanda dan Gejala Menopause Wanita

Posted in Gejala Menopause | 1 Comment

Gejala Menopause Pada Wanita

Gejala Menopause Pada Wanita  – Setiap wanita pasti mengalami masa menopause yang merupakan bagian normal dari proses penuaan yang dihadapi oleh semua wanita di dunia. Banyak orang mengartikan menopause adalah suatu tanda dari berakhirnya masa menstruasi secara permanen dan hilangnya fungsi ovarium. Normalnya dan kebanyakan wanita yang mengalami menopause di masa usia sekitar 45 tahun dan 50 tahun. Namun, beberapa wanita ada yang mengalami masa menopause lebih cepat dari angka usia yang umumnya terjadi. Hal ini dilatar belakangi oleh riwayat kesehatan.

Sebuah contoh, kasus Gejala Menopause Pada Wanita yang terjadi di Amerika Serikat, kebanyakan wanita di AS mengalami menopause sekitar usia 51 tahun dan hampir setiap hari 6.000 wanita di Amerika mencapai usia menopause.

 Gejala Menopause Pada Wanita

Gejala Menopause Pada Wanita

Secara umum, gejala menopause pada wanita dapat diamati dari beberapa hal berikut ini :

1. Periode dan siklus menctruasi yang berkurang dan tidak teratur

Seorang wanita akan dianggap mengalami gejala menopause, apabila dalam kurun waktu selama 12 bulan tidak mengalami menstruasi kembali sejak menstruasi terakhir.

Periode dan siklus menstruasi yang tidk teratur hingga benar-benar terjadi berakhirnya masa menstruasi merupakan tanda dan gejala yang sangat nyata dari seorang wanita yang telah mencapai masa menpause, terutama jika sudah berusia 50 tahun. Tidak ada patokan yang pasti kapan periode dan siklus menstruasi itu akan terjadi. Namun, seorang wanita dapat memperkirakan periode dan siklus haid jika memiliki catatan kalender menstruasi setiap bulannya yang dapat membantu menentukan kapan periode dan menstruasi mulai tidak teratur.

2. Hot flashes

Gejala Menopause Pada Wanita  hot flashes adalah tanda atau gejala yang paling menonjol dari seorang wanita yang mengalami gejala menopause yakni dengan terjadinya perubahan hormonal yang menyebabkan pembuluh darah melebar dalam upaya untuk mendinginkan tubuh.

Beberapa wanita yang mengalami gejala demikian akan mengalami perubahan warna kulit yang memerah atau berkeringat selama hot flashes. Hot flashes juga dapat menyebabkan denyut jantung meningkat.

Hot flashes yang merupakan gejala normal dan dominan terjadi pada setiap wanita menopause pada umumnya masih dapat dikendalikan dengan menghindari alkohol, kafein, mengurangi makanan berselera pedas dan rokok.

3. Insomnia atau gangguan tidur

Insomnia atau gangguan tidur atau susah tidur merupakan gejala yang sering dialami oleh setiap wanita yang mengalami gejala awal dari menopause. Sebagian besar wanita akan sering terbangun di malam hari karena berkeringat, ingin berkemih sehingga susah untuk kembali tidur.

4. Perubahan suasana hati (mood swings)

Sebagian besar wanita yang mengalami gejala menopause akan mengalami perubahan terhadap suasana hati atau mood dan ini umumnya terjadi sebelum dan selama menopause.

Perubahan mood ini umumnya dilatar belakangi oleh perubahan hormon yakni hormon estrogen dan progesteron yang berperan dalam pengaturan hormon-hormon wanita, seperti hormon seks, hormon yang mengendalikan emosi dan perubahan mood itu sendiri.

Perubahan mood ini membuat wanita mudah tersinggung, mudah marah, perasaan selalu tidak nyaman, gelisah, mudah stress dan depresi.

Setiap perempuan akan mengalami pengalaman menopause yang berbeda, beberapa diantaranya mungkin tidak mengalami gejala yang mengganggu. Di sisi lain, beberapa perempuan mengalami gejala yang cukup parah, seperti hot flashes dan insomnia. Penelitian yang dilakukan oleh the North American Menopause Society menunjukkan bahwa 80 persen perempuan yang mengalami Gejala Menopause Pada Wanita yang mengikuti survei tidak mengalami penurunan kualitas hidup.

Cara alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala menopause pada wanita adalah :

  1. Seimbangkanlah lahir batin
    Anda mungkin sudah menerapkan pola hidup sehat. Namun, masih mengalami stres. Maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan aktivitas yang bisa mendukung terjadinya keseimbangan tubuh serta pikiran seperti yoga atua juga jalan-jalan yang bisa membuat pikiran Anda menjadi lebih santai.
  2. Konsultasi dengan ahli
    Jika Anda mulai merasakan gejala menopause dan masih mengganggu, maka Anda bisa melakukan konsultasi pada dokter atau juga herbalis dan ahli naturopati. Mungkin ada sesuatu hal yang tidak beres di dalam tubuh Anda
  3. Nikmati me time
    Me time merupakan waktu bersantai untuk Anda sendiri yang merasakan sibuk dan sering kerja lembur. Berpikirlah hal-hal yang sangat menyenangkan, dan selain itu nikmatilah waktu yang lebih banyak untuk diri sendiri. Dan yang paling tahu cara untuk membuat diri kita bahagia adalah diri kita sendiri oleh sebab itulah lakukan cara tersebut.
  4. Evening Palm Rose Oil (EPO)
    EPO merupakan herbal alami yang mirip dengan hormon estrogen. EPO berasal dari dalam daun evening palm rose dan bisa Anda konsumsi setiap hari. EPO sangat aman dan mengandung antioksidan serta bisa membantu mencegah terjadinya pembuluh darah yang pecah. Saat ini EPO tersedia dalam produk kapsul dan juga cairan dan bisa Anda konsumsi sebagai suplemen alami.

 Gejala Menopause Pada Wanita

Posted in Gejala Menopause | Leave a comment